Hanura

Warganet Ingatkan Adanya Upaya Adu Domba Antar Umat Beragama

Marak Penyerangan Tokoh Agama Dan Rumah Ibadah

 RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 10:18:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Warganet Ingatkan Adanya Upaya Adu Domba Antar Umat Beragama

Foto/Net

RMOL. Penyerangan rumah ibadah dan tokoh agama di beberapa daerah mem­bawa keprihatinan warga dunia maya. Seruan untuk waspada terhadap upaya adu domba pun digelorakan melalui jagat media sosial.
Seperti diketahui, belakangan ini da­lam waktu yang hampir bersamaan ter­jadi penyerangan yang dilakukan kepada tokoh-tokoh agama di sejumlah tempat. Korbannya ada ustad, pimpinan pondok pesantren hingga pendeta gereja.

Bahkan sejumlah rumah ibadah tidak lu­put dari aksi penyerangan dan perusakan. Kecaman dan keprihatinan pun disampai­kan sejumlah tokoh nasional menyikapi aksi tidak terpuji tersebut.

Menurut utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Prof Din Syamsuddin, penyerangan tokoh agama termasuj Gereja Santa Lidwina Sleman pada Ahad (11/2) pagi merupakan tamparan besar. Apalagi, menurut dia, tokoh-tokoh pemuka agama baru saja menyelenggarakan musyarawah besar (mubes) untuk kerukunan bangsa di Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada 8-10 Februari 2018.

"Bagi saya dan bagi kami yang baru saja selesai dalam musyawarah antaru­mat beragama untuk kerukunan bangsa, ini sungguh merupakan suatu tamparan besar," ujar Din seusai acara puncak perayaan agenda PBB World Interfaith Harmony Week di Jakarta Convention Hall (JCC), Jakarta.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia ini menganggap, keja­dian ini berpotensi besar menimbulkan prasangka buruk di kalangan antarumat beragama, dan yang berbahaya jika ada yang terprovokasi.

Gejala adu domba, menurutnya, terlihat dari aksi rentetan penyerangan tersebut.

"Sepertinya ada skenario sistemik dan sistematis yang ingin mengadu domba antarumat beragama, karena (kejadian penyerangan) berkelanjutan," kata Din.

Di media sosial, masalah ini pun menjadi perbincangan besar warganet. Himbauan untuk waspada terhadap upaya adu domba antar pemeluk agama ramai digelorakan di jagat media sosial.

"Masyarakat harus hati-hati.. Jangan pernah terpancing dengan isu-isu mecah belah Nkri.. Nkri harga mati.. Jangan mau di adu domba.." cuit akun @NellyHerawati9.

"Sudah saat nya umat beragama ru­kun...dan jangan mau di adu domba demi kepentingan politik dunia," ujar akun @p_pancamarga.

"Susah juga yak kalo hasrat kekuasaan politik tinggi, mental penjajah. Hobinya adu domba..domba diadu," tutur akun @ bayu_rock1.

"Siapa sebenarnya yang punya kekua­tan memecah belah? Apakah sudah ada kekuatan lebih kuat dari Negara?" tanya akun @partaimurba.

"NKRI terlalu mahal untuk dipertaruhkan demi kepentingan jangka pendek suatu golongan. Hati-hati jangan sampai menyesal di kemudian hari,"  sahut akun @Daliatih.

Sejumlah tokoh nasional pun tidak ket­inggalan untuk menyerukan kewaspadaan melalui akun Twitter masing-masing. Wakil Ketua DPR Fadli Zon ikut menuliskan masalah ini dalam akun Twitter miliknya, @fadlizon.

"Serangan terhadap ulama dan jemaat gereja baru-baru ini jelas melukai kita juga. Ada yang mau adu domba dan manc­ing di air keruh. Mari kita jaga persatuan," ujarnya.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid ikut menyuarakan pendapatnya soal kasus yang terjadi. "Pelaku serangan di Gereja Sleman, sebelumnya terhadap Kiyai di Masjid & Ketua Brigade Persatuan Islam di Bandung, siapapun mereka, orang gila/lainnya, perilaku mereka terkutuk & melanggar ajaran Agama. Maka Umat beragama penting waspada, termasuk kemungkinan skenario adudomba/stig­manegatifkn Agama," katanya dalam akun @hnurwahid.

Bahkan paranormal Mbah Mijan mengaku khawatir bila politik adu domba sengaja dihembuskan dalam sejumlag kasus yang terjadi. "Indonesia kalo su­dah "Adu Domba" dari jaman Belanda sampai sekarang masih tetap termakan, weduuuusss!!!" sindirnya dalam akun @ mbah_mijan. ***


Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00