Hanura

Penambahan Kursi Pimpinan Parlemen Jauh Dari Bobot dan Kacau Balau

 KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 , 22:17:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Penambahan Kursi Pimpinan Parlemen Jauh Dari Bobot dan Kacau Balau

Made Leo Wiratma/Net

RMOL. Penambahan kursi Pimpinan DPR dan MPR melalui revisi UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) dikritik Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi).
Pengamat politik Formappi, Made Leo Wiratma menilai bagian tertentu dari UU tersebut malah beda substansi.

"RUU ini, sangat jauh dari bobot, kacau balau. Maksud hati memperbaiki UU tapi makin kacau," jelas dia dalam diskusi di Jakarta Timur, Kamis (15/2).

Menurut Made, perbedaan substansi pada UU MD3 ini, pertama, mengenai jumlah pimpinan DPR. Dalam revisi ini, ada penambahan jumlah pimpinan MPR tiga kursi, DPR dan DPD satu. Tetapi di pasal lain setelah pemilu 2019 kembali lagi menjadi DPR lima kursi dan MPR juga lima kursi.

"Ini kan lucu. Ada satu hal yang substansinya berbeda. Jadi yang sekarang berlaku adalah sistem paket setelah 2019 kembali lagi proporsional," pungkas Made. [nes]


Komentar Pembaca
Harus Ada Reformasi Jilid II

Harus Ada Reformasi Jilid II

, 22 MEI 2018 , 17:00:00

20 Tahun Reformasi Hasilkan Demokrasi Kriminal
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00