Hanura

Minimalisir Kasus Penyiksaan Oleh Majikan, Calon TKI Wajib Dapat Pelatihan Cukup

 SABTU, 17 FEBRUARI 2018 , 22:13:00 WIB | LAPORAN: UJANG SUNDA

RMOL. Meninggalnya Adelina (21), tenaga kerja wanita (TKW) asal Medan yang bekerja di Malaysia, harus jadi bahan evaluasi dalam pengiriman buruh migran atau TKI ke luar negeri.
Persiapan dan perlindungan terhadap semua buruh migran harus dilakukan optimal agar kasus seperti Adelina tidak terulang di kemudian hari.

Adelina meninggal dunia pada Minggu (11/2) pukul 16.45 waktu Malaysia saat menjalani perawatan medis di RS Bukit Mertajam. Sebelum meninggal, Adelina diduga mendapat penyiksaan dari majikannya. Selama dua bulan sebelum meninggal, Adelina dibiarkan tidur di teras rumah majikannya ditemani seekor anjing. Saat ini, majikan Adelina sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi setempat.

Anggota Komisi IX DPR Muhammad Iqbal mengutuk keras penyiksaan terhadap Adelina. Namun, dia juga meminta ada perbaikan dalam pelatihan calon buruh migran. Sebab, bisa jadi penyiksaan yang diterima Adelina dikarenakan bersangkutan kurang menguasai pen‎ggunaan alat-alat di rumah majikan.

"Bisa saja, penyiksaan terhadap TKW itu karena kurang menguasai penggunaan alat. Misalnya karena baju kesayangan majikan bolong saat disetrika ‎atau salah saat menggunakan alat lain. Di sana kan alatnya canggih-canggih," ucap politisi PPP ini saat dihubungi, Sabtu (17/2).

Sebelum berangkat, kata Iqbal, para calon buruh migran‎ memang mendapat pelatihan di Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Namun, masih sering terjadi, pelatihan tersebut tidak dilakukan dengan baik. PJTKI tersebut langsung menyatakan bahwa calon buruk migran sudah mempunya keahlian yang memadai.

Iqbal berharap, kondisi tersebut segera diperbaiki. Jangan ada lagi kasus calon buruh migran yang dikirim belum memiliki keahlian yang memadai.

"Sebelum berangkat, para calon buruh migran harus benar-benar memiliki keahlian. Mereka harus dilatih menggunakan alat-alat canggih dan juga berkomunikasi dengan warga sekitar jika menghadapi masalah. Pelatihan seperti ini dapat meminimalisir kasus ‎penyiksaan dari majikan," jelasnya.

Khusus untuk kasus Adelina, Iqbal meminta Pemerintah Indonesia melakukan pengawalan sampai tuntas. Dia berharap, majikan Adelina, yang diduga melakukan penyiksaan, ‎mendapat hukuman setimpal. [nes]

Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Kebersamaan Di Hari Raya

Kebersamaan Di Hari Raya

, 15 JUNI 2018 , 08:43:00