Hanura

PILKADA SERENTAK 2018

101 Dari 1.140 Calon Kepala Daerah Adalah Perempuan

 KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 05:10:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

101 Dari 1.140 Calon Kepala Daerah Adalah Perempuan

Ilustrasi/Net

RMOL. Peserta Pilkada serentak 2018 setidaknya akan diikuti oleh 8,85 persen perempuan. Ada 101 perempuan dari 1.140 pendaftar bakal calon kepala daerah. Sebagaimana data pada infopemilu.kpu.go.id per Selasa (20/2), dari 101 perempuan tersebut, 92 calon memenuhi syarat, 6 calon tidak memenuhi syarat, serta 3 calon belum ditetapkan.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Permilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada redaksi, Kamis (22/2).

Titi Anggraini mengatakan, angka ini meningkat meski tidak signifikan jika dibandingkan dengan partisipasi perempuan yang hanya mencapai 7.47 persen di Pilkada 2015 dan 7.17 persen di Pilkada 2017. Di Pilkada 2015, ada 123 perempuan dari 1.646 yang memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah. Sementara di Pilkada 2017, ada 48 perempuan dari 670 pendaftar bakal calon kepala daerah.

"Perempuan-perempuan ini mendaftar di 78 (45.61 persen) daerah yang menggelar Pilkada serentak 2018. Mereka tersebar di tujuh provinsi, 26 kota, dan 45 kabupaten," jelas dia.

Tercatat 49 perempuan mendaftar menjadi calon kepala daerah (8.60 persen). Dua orang perempuan mendaftar jadi calon gubernur: Khofifah Indar Parawansa di Jawa Timur dan Karolin Margret Natasa di Kalimantan Barat. 31 orang mendaftar jadi calon bupati dan 16 orang mendaftar sebagai calon wali kota.

Sementara itu, 52 perempuan mendaftar menjadi calon wakil kepala daerah (9.12 persen). Lima orang perempuan mencalonkan diri jadi wakil gubernur: Ida Fauziyah di Jawa Tengah, Puti Guntur Soekarno di Jawa Timur, Chusnunia di Lampung, Sitti Rohmi Djalilah di Nusa Tenggara Barat, serta Emelia Julia Nomleni di Nusa Tenggara Timur. 28 orang mencalonkan diri jadi wakil bupati dan 18 orang mencalonkan diri jadi wakil wali kota.

"Latar belakang perempuan pendaftar calon kepala daerah didominasi oleh kader partai, perempuan dengan jaringan kekerabatan, mantan anggota DPR/DPD/DPRD, dan petahana," demikian Titi Anggraini. [rus]

Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Rachmawati: Ada Deal Politik Di SP3 Kasus Sukma
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Kebersamaan Di Hari Raya

Kebersamaan Di Hari Raya

, 15 JUNI 2018 , 08:43:00