Hanura

Indonesia Jadi Bancakan Kejahatan Siber

 SABTU, 10 MARET 2018 , 16:35:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Indonesia Jadi Bancakan Kejahatan Siber

Foto/RMOL

RMOL. Lemahnya penegakan hukum pada kejahatan siber membuat Indonesia dijadikan sasaran untuk kejahatan di internet.
"Indonesia sering menjadi negara bancakan kejahatan siber," ujar peneliti keamanan siber dari CissRec Ibnu Dwi Cahyo dalam diskusi 'Kemanan Data, Tanggung Jawab Siapa?' di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (10/3).

Berangkat dari kasus ratusan warga asing yang ditangkap, warga negara berasal dari China dan Taiwan itu ditangkap oleh Tim Satgasus Polri pada Juli 2017 karena kejahatan siber.

"Mereka datang ke Indonesia lalu membeli ratusan ribu kartu perdana, dan melakukan penipuan kepada warga negara mereka sendiri," ujar Ibnu.

Kasus itu harus dijadikan bahan pembelajaran oleh pemerintah Indonesia.

Indonesia sendiri sedang melaksanakan program registrasi sim card ulang agar meminimalisir penipuan.

Ibnu juga berharap, setelah disetujuinya RUU Perlindungan Data Pribadi yang diwacakan DPR dan pemerintah. Indonesia tidak lagi jadi negara bancakan kejahatan siber. [rus]

Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00