Hanura

Menyesal Pilih Jokowi, Aktivis Prodem Tobat Nasuha di Depan Istana

 SABTU, 17 MARET 2018 , 01:55:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menyesal Pilih Jokowi, Aktivis Prodem Tobat Nasuha di Depan Istana

Foto: FB Iwan Sumule

RMOL. Silang Monas di depan Istana Negara menjadi lokasi tobat nasuha sejumlah aktivis yang sebelumnya mendukung Joko Widodo.
Jumat siang (16/3) mereka berkumpul dan menyampaikan penyesalan mereka karena pernah mendukung Jokowi sebagai Presiden RI.

Sejumlah polisi mengawal jalannya demonstrasi yang digelar kelompok Pro Demokrasi atau Prodem itu.

Mereka membawa sejumlah spanduk yang berisi kecaman pada pemerintahan Jokowi. Antara lain berbunyi, "Bersihkan NKRI dari Antek-antek Neolib", "Lindungi Buruh Indonesia, Stop Buruh Asing", juga "Hapus UU ITE, UU MD3, UU Ormas".

Spanduk lain bertuliskan "Tolak UU Produk Haram Demokrasi" dan "Trisakti dan Nawacita Omong Kosong".

Agus “Lenon” Edy Santoso yang menjadi salah satu orator mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah mengawal aksi mereka.

"Tinggal satu tahun lagi. 2019 kita akan menyongsong presiden baru," ujar Agus Lenon.

"Dari semua janji-janji Jokowi adalah janji-janji palsu," katanya lagi.

Agus Lenon lantas mengajak teman-temannya untuk mengawal kehadiran presiden baru Indonesia.

Lalu kepada aktivis Syafti “Ucok” Hidayat yang berdiri di sampingnya, Agus Lenon mengatakan, dukungan mereka kepada Jokowi di masa lalu terbukti salah.

"Kita memang salah dulu Cok. Hari ini Cok, kita tobat nasuha," demikian Agus Lenon. [dem]

Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Foto Bersama Para CEO Astra

Foto Bersama Para CEO Astra

, 20 APRIL 2018 , 00:10:00

Kuba Pasca Generasi Castro

Kuba Pasca Generasi Castro

, 19 APRIL 2018 , 09:59:00