Hanura

Praktik Primordial Mulai Kental Di Pemerintahan Jokowi

 SELASA, 10 APRIL 2018 , 12:13:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Praktik Primordial Mulai Kental Di Pemerintahan Jokowi

Natalius Pigai/Net

RMOL. Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengingatkan salah satu cara untuk membangun kembali peradaban Indonesia yang mengalami kemunduran adalah melalui pembangunan karakter bangsa.
Pigai menjelaskan upaya tersebut telah dirintis sebelum Indonesia merdeka dan ditegaskan kembali oleh Presiden Soekarno.

Namun sejak zaman Soeharto, proyek pembangunan karakter bangsa ini terhenti hingga sekarang.

"Sebagai gantinya, muncul cara berpikir primordial, berdasarkan Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) kian menguat dan menanggalkan keberagaman yang menjadi pondasi negara-bangsa, seperti Indonesia,," ujar Pigai dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, Selasa (10/4).

Lebih lanjut Pigai mencontohkan praktik primordial tampak pada sosok presiden yang selalu berasal dari etnis Jawa yang mayoritas hingga sekarang.

Bahkan dalam pemerintah Jokowi, praktik primordial masih digunakan. Sebagai contoh mayoritas pembantu presiden diisi kalangan berdarah Jawa.

Menurut Pigai dalam perkembangannya, langkah tersebut menimbulkan resistensi di kalangan kelompok etnis lain terhadap suku Jawa.

"Ada 28 orang Jawa dari 35 menteri dalam kabinet Jokowi," ujarnya.

Pigai menambahkan dengan iklim primordial yang belakangan ini kian mengental berdampak pada sulitnya untuk membangun Indonesia.

Oleh karena itu, Pigai mengajak semua pihak untuk menempatkan Pancasila bukan sebagai pilar, tetapi pondasi negara sehingga seluruh kepentingan kelompok di negara ini dapat diakomodir dan menggerus pola pikir primordial yang lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. [nes]

Komentar Pembaca
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00