Hanura

PILKADA JABAR 2018

Peneliti: Situasi Pasangan Rindu Berbanding Terbalik Dengan Duo DM

 RABU, 25 APRIL 2018 , 05:44:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Peneliti: Situasi Pasangan Rindu Berbanding Terbalik Dengan Duo DM

Ilustrasi/Net

RMOL. Sebagai calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memang memiliki investasi sosial yang cukup bagus.  Dia sudah lama mempersiapkan diri jauh lebih awal dibandingkan figur yang lain.
Hal itu sebagaimana diutarakan Peneliti dari Indo Survey & Strategy, Karyono Wibowo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/4).

"Tetapi pasangannya membawa kelemahan, pak Uu (Uu Ruzhanul Ulum) itu kurang memberikan kontribusi," sambungnya.

Menurut Karyono, hal itu bisa menjadi ancaman bagi Ridwan Kamil. Popularitas Ridwan Kamil di media sosial juga bukan jaminan.

"Uu kurang berikan kontribusi dukungan terhadap Ridwan Kamil sehingga ada potensi duet Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar (Duo DM) lebih unggul. Dan menurut survei Kompas itu terjadi," jelasnya.

Bagi Karyono, situasi pasangan Rindu saat ini sangat berbanding terbalik Duo DM. Bahkan, ada kecenderungan dukungan terhadap Duo DM akan terus meningkat.

"Pasangan Deddy chemistry, pasangan komplementer, saling melengkapi. Pasangan ideal. Pertama, Deddy adalah seniman, kemudian pengalaman dia sebagai Wagub Jabar. Ketiga, dipersepsikan juga sebagai tokoh muslim yang taat," jelasnya.

Sementara Dedi Mulyadi, lanjut Karyono, jelas merupakan representasi kekuatan dari budaya sunda wiwitan yang masih sangat berpengaruh di Jawa Barat.

"Dari sisi kedaerahan secara demografi pasangan ini juga saling memperkuat. Pengaruhnya sampai pantura, meskipun suaranya beririsan dengan PDIP," tandasnya. [sam]


Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi
Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00