Hanura

Partai Berkarya Dapat Dukungan Tokoh-Tokoh Adat Papua

 RABU, 16 MEI 2018 , 13:41:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Partai Berkarya Dapat Dukungan Tokoh-Tokoh Adat Papua

Tommy Soeharto bersama tokoh-tokoh adat Papua/Partai Berkarya

RMOL. Partai besutan Tommy Soeharto, Partai Berkarya memperoleh dukungan dari tokoh-tokoh adat Papua.
Mereka siap membesarkan Partai Berkarya di daerah Papua yang daerahnya tidak mudah dijangkau.

Dukungan untuk bergabung membesarkan Partai Berkarya disampaikan langsung Ketua Tokoh Adat Papua, Paus Kogoya, SIp kepada Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto, saat rombongan para tokoh adat Papua diterima di kediaman Jalan Cendana, Jakarta Pusat, kemarin.

Turut hadir mendampingi Sekjen Priyo Budi Santoso, Tedjo Edhi Purdijatno, Ketua Dewan Pertimbangan dan HM. Jusuf Rizal (Indonesia Center).

Menurut Paus Kogoya, mereka adalah keluarga loyalis HM. Soeharto di Papua. Orang tua mereka dulu adalah sahabat Soeharto.

Dalam kesempatan itu, Paus Kogaya juga menyampaikan keluhan dan masukan masalah-masalah di Papua, termasuk rencana pemekaran propinsi Papua.

"Kami berterima kasih sudah bisa bertemu Pak Tommy Soeharto. Kami rindu seperti era kepemimpinan Bapak HM. Soeharto. Papua dulu tenang. Kami berharap kehadiran Partai Berkarya di Papua dapat memberi perubahan dan memperhatikan nasib rakyat Papua," tegas Paus Kogoya yang juga purnawirawan TNI.

Tommy Soeharto menyambut baik keinginan para tokoh adat Papua membesarkan Partai Berkarya di daerah Papua.

"Potensi Papua harus dikembangkan untuk kesejahteraan rakyat Papua, baik di bidang pertambangan, pertanian, kekaryaan dan membuka lapangan kerja. Partai Berkarya hadir untuk kepentingan rakyat dan masa depan bangsa," tegas Tommy. [wid]



Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00