Hanura

Ini Langkah Rizal Ramli Untuk Tingkatkan Taraf Hidup Perempuan Jika Jadi Presiden

 JUM'AT, 18 MEI 2018 , 19:17:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Ini Langkah Rizal Ramli Untuk Tingkatkan Taraf Hidup Perempuan Jika Jadi Presiden

Rizal Ramli/RMOL

RMOL. Aktivis pergerakan senior, Rizal Ramli yang sudah mendeklarasikan dirinya untuk meramaikan kontestasi Pilpres tahun 2019 nanti menjadi satu-satunya pembicara dalam diskusi bertajuk 'Indonesia Leaders Forum' di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (18/5).
Dalam kesempatan itu, salah satu panelis yang juga aktivis perempuan, Neno Warisman bertanya soal langkah yang akan diambil Rizal Ramli untuk kesejahteraan perempuan jika nanti dia terpilih menjadi presiden.

Sebab menurut Neno, meskipun pimpinan negeri ini silih berganti, nasib perempuan masih sama saja. Buktinya,kata dia, tidak sedikit kaum perempuan yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

"Untuk kaum perempuan, kalau bapak nanti jadi presiden, Insya Allah. Ini bukan ngomong doang kan Pak? Akan dijalankan Pak? Kalau bapak jadi presiden, apa yang akan lakukan, ibu dan anak perempuan kita yang sangat besar peranannya, apa yang bisa bapak lakukan?" Tanya Neno.

Mendengar pertanyaan itu, RR, sapaan Rizal Ramli pun langsung menjawab dengan mantap. Kata RR, berdasarkan pengalamannya sebagai bekas Ketua Tim Reformasi BRI Unit Desa yang pernah menjadikan kredit Simpedes booming dan berkembang hingga sekarang, rata-rata peminjam uang dari kaum perempuan merupakan peminjam yang baik.

"Sama juga dengan program PNM, dimana pun itu, semua hanya wanita yang paling baik. Karena mohon maaf, kalau kredit dikasihkan ke laki-laki, biasanya jadi rokok, atau apalah yang tidak jelas. Tapi kalau diberikan kepada perempuan, pengalaman kami, itu cepat pengembaliannya. Jadi penting sekali perempuan di banyak daerah sering lebih penting dari laki-laki," ungkap RR.

Hari ini, lanjut RR, 83 persen dari kredit yang dikeluarkan pemerintah hanya untuk pengusa-pengusaha kelas kakap. Masyarakat kelas menengah ke bawah hanya diberi kredit sebanyak 17 persen.

"Ini tidak adil dan tidak tidak bagus buat pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Karena yang paling banyak menciptakan lapangan pekerjaan adalah yang bawah," sesalnya.

RR mengatakan, jika nanti dia jadi presiden, secara bertahap pihaknya akan menggeser keadaan. Dari yang tadinya 83 persen kredit untuk pengusaha besar diturunkan menjadi 50 persen saja. Sedangkan yang 50 persen kredit lagi bakal digeser ke pengusaha menengah dan kecil ke bawah.

"Tapi tentu harus prudance," pungkas RR yang juga ekonom senior ini. [fiq]

Komentar Pembaca
Elektabilitas Rizal Ramli Susul Prabowo Dan Jokowi
Korut Hancurkan Lokasi Uji Coba Nuklirnya
RR Bertemu Anwar Ibrahim

RR Bertemu Anwar Ibrahim

, 21 MEI 2018 , 00:45:00

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

Mencoblos Di Kedubes Venezuela

, 20 MEI 2018 , 10:20:00

Arreaza Menonton Zapatero

Arreaza Menonton Zapatero

, 19 MEI 2018 , 05:19:00