Hanura

Kader Golkar Ancam Geruduk Kantor DPP Jakarta Jika Batal Musdalub

 SELASA, 22 MEI 2018 , 05:40:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Kader Golkar Ancam Geruduk Kantor DPP Jakarta Jika Batal Musdalub

Rudy Darmawanto/Ist

RMOL. Politisi Golkar di Jakarta kian resah. Pasalnya, hingga detik ini belum ada tanda-tanda Pelaksanaan Musyawarah Dearah Luar Biasa (Musdalub).
Padahal, itu menjadi kewajiban bagi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK).

Apalagi AGK sebelumnya telah memberikan pernyataannya bahwa Musdalub Golkar DKI akan digelar bulan Mei 2018 ini.

Namun, hingga kini, belum adanya tanda-tanda digelarnya Musdalub meski telah memanaskan suhu politik di tubuh partai Beringin.

Sementara itu, kader Partai Golkar, Rudy Darmawanto mengatakan, dipilihnya AGK sebagai Plt oleh Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto ternyata tidak memberikan dampak yang berarti bagi kepentingan partai dan kemajuan Golkar DKI Jakarta.

Menyikapi hal ini, kader Partai Golkar berencana menggelar aksi demonstrasi menuntut AGK mundur. Serta, menyerahkan mandat kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto agar menunjuk orang lain, sesegera mungkin untuk menyelenggarakan Musdalub.

"Sejak ditetapkanya AGK selaku Plt, dia tidak dapat menjalankan Surat Keputusan (SK) DPP sebagaimana mestinya. Antara lain program konsolidasi hingga sekarang terbengkalai pelaksanaannya," sesal Rudy Darmawanto dalam keterangan resmi kepada Wartawan, di Jakarta, Senin (21/5).

Menurut Rudy, beberapa hal utama konsolidasi hingga saat ini masih mangkrak dan belum ada solusi.

"Musyawarah Kelurahan (Musmus) dan Musyawarah Kecamatan (Muscam) banyak yang belum selesai. Padahal tahapan pemilu sebulan lagi. Musdalub yang diberikan waktu dua bulan oleh DPP hingga sekarang tidak dapat dilaksanakan bahkan menciptakan friksi baru di sesama kader." terang dia.

"Apa lagi kita mendengar kabar Musdalub akan dilaksanakan setelah saat penetapan DCS/DCT bila itu yang terjadi itu artinya Plt diduga hendak melakukan politik transaksional, dan sesungguhnya itu perbuatan tercela secara moral," cetusnya.

Rudy memaparkan, secara organisasi Plt hanya bertugas pada tiga hal. Antara lain, acting sebagai ketua akibat berhalangan tetap atau mengundurkan diri.

Lalu, hal kedua, melanjutkan program konsolidasi dan menyelenggarakan Musdalub selambat-lambatnya dua bulan sejak ditetapkanya SK Plt tersebut.

Namun, yang paling penting dari itu semua adalah Plt yang dituding tidak dapat mengambil kebijakan strategis. Hal itu, lanjutnya, berlaku normal di dalam hukum organisasi.

"Contoh, Plt tidak bisa membuat SK Plt lainya. Yang ada adalah bersifat penugasan atau mandat. Bukan Plt membuat SK Plt kepada struktur di bawahnya. Hal tu tindakan yang tidak etis dan salah," sesalnya .

Rudy menambahkan, jadi akibat AGK tidak dapat menjalankan tugasnya, harusnya Ketum DPP sesegera mungkin melakukan peninjauan kembali SK Plt tersebut. Sehingga, dengan menunjuk segera mungkin melaksanakan Musdalub Partai Golkar DKI Jakarta.

"Jujur, kasihan Ketua Umum DPP Airlangga dininabobokan dengan keadaan yang sesungguhnya bobrok keadaanya," ungkap Rudy.

Sebelumnya, terkait dengan Musda, Plt Golkar DKI, AGK sudah mengatakan pelaksanaan Musda ditargetkan pada Mei 2018.

Artinya pada bulan itu, Golkar DKI sudah punya Ketua defenitif. Agus pun tidak membatasi bagi Kader Golkar untuk maju dalam Musdalub. Siapapun itu, asalkan memenuhi syarat yang sudah ditentukan dapat mencalonkan diri menjadi Ketua.

Sejumlah nama yang telah muncul dan santer digaungkan maju dalam Musdalub adalah para Kader Senior Golkar DKI Seperti Asraf Ali, Aziz Sumual, Basri Baco, Bambang Wiyogo, Baskara Harimukti Sukarya, Dody Rahmadi Amar, Iksan dan H. Zainuddin.

Oleh karena itu, Rudy menegaskan, dalam waktu dekat para kader akan melakukan aksi Demo Damai di DPP sebagai bentuk wujud protes keras atas situasi politik Golkar DKI. Dan belum terselenggaranya pelaksanaan Musdalub sebagai amanat organisasi. [sam]

Komentar Pembaca
Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

, 11 JUNI 2018 , 20:21:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00