Hanura

Dewan Minta Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Mudik 2018

 RABU, 23 MEI 2018 , 05:12:00 WIB | LAPORAN: UJANG SUNDA

Dewan Minta Pemerintah Tingkatkan Pelayanan Mudik 2018

Ilustrasi/Net

RMOL. Kalangan dewan meminta Pemerintah mempersiapkan mudik Lebaran tahun ini dengan baik. DPR ingin, layanan mudik tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.
Harapan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto saat Rapat Dengar Pendapat tentang kesiapan angkutan lebaran dengan Deputi Kementerian BUMN bidang Usaha Konstruksi Sarana dan Prasana Perhubungan, Deputi bidang Jasa Keuangan, dan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang perhubungan, di Gedung Gedung DPR, kemarin.

Dito meminta semua pihak yang berkaitan dengan mudik Lebaran, seperti PT ASDP, PT Pelni, PT KAI, Damri, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, Pelindo I hingga Pelindo IV, hingga Jasa Marga harus benar-benar siap.
Dia senang, karena melihat BUMN-BUMN bidang perhubungan itu sudah bekerja baik dalam menyiapkan mudik nanti.

"Seperti Jasa Marga, yang mengurusi akses jalan tol, sudah menyiapkan diri mulai dari menyediakan rest area, kemudian bekerja sama dengan Pertamina dalam ketersediaan bahan bakar, bengkel hingga menambah personil untuk kemudahan mendapatkan e-Toll (kartu tol elektronik) di pintu-pintu tol untuk mencegah kemacetan,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi VI Azam Azman Natawijaya mengatakan bahwa situasi ekonomi saat ini sedang susah.

Kondisi ini dapat memicu kejahatan. Karena itu, Pemerintah harus mengantisipasi berbagai hal dengan meningkatkan keamanan di seluruh pusat arus pengguna transportasi.

Dia pun meminta agar titik-titik embarkasi dan jalur penyeberangan laut, seperti di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Merak, harus menjadi perhatian.

"Pemerintah perlu menambah ketersediaan lapangan parkir bagi pengguna kendaraan yang menunggu antrean masuk ke kapal," jelasnya.

Anggota Komisi VI DPR Iskandar Syaichu meminta agar kesiapan arus transportasi mudik difokuskan pada angkutan laut. Sebab, jumlah penumpang yang menggunakan jalur ini lebih besar dibandingkan darat dan udara. [sam]

Komentar Pembaca
Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

, 11 JUNI 2018 , 20:21:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00