Hanura

Kenaikan Tarif Tol JORR Harus Ditolak DPR!

 KAMIS, 14 JUNI 2018 , 11:11:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Kenaikan Tarif Tol JORR Harus Ditolak DPR<i>!</I>

Foto: Net

RMOL. Komisi IV DPR harus menolak rencana Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menaikkan lagi tarif tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mulai Rabu (20/6) pekan depan.
Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menegaskan, kenaikan tarif yang dilakukan saat pendapatan jalan tol yang sedang naik itu sangatlah tidak logis.

Apalagi kenaikan pendapatan itu tidak diikuti dengan pelayanan jalan tol yang mumpuni. Buktinya, kata dia, tol mestinya jalan bebas hambatan justru tak lepas dari macet.

"Sejatinya jalan tol itu bebas macet dan bebas antri. Namun kita saksikan tiada jam apalagi jam pagi dan sore. Semua ruas tol macet luar biasa," tuturnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (14/6).

BPJT beralasan, kenaikan tarif untuk membiayai pemeliharaan jalan tol. Padahal tercatat pendapatan jasa marga pada tahun 2017 sebesar Rp 2,2 triliun, naik dari tahun 2016 sebesar Rp 1,88 triliun.

Pendapatan untuk tol dan usaha lainnya sebesar Rp 8,92 triliun, naik dari tahun 2016 sebesar Rp 8,83 triliun.

"Saya anggap pemerintah tidak fair," ketus Andrianto.

"Harusnya tingkatkan pelayanan cari formula sehingga tol benar-benar bebas hambatan. Jangan melulu kejar tarif. Saya was-was jangan ini buat nutup lobang APBN. DPR harus tolak ini," pungkas aktivis mahasiswa tahun 98 ini. [wid]

Komentar Pembaca
Haul Bung Karno Di Blitar Sudah Dipolitisasi
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Kebersamaan Di Hari Raya

Kebersamaan Di Hari Raya

, 15 JUNI 2018 , 08:43:00