Hanura

Dijagokan Jadi Menteri PU, Sultan Banjar Kaget

 MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 , 22:23:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Dijagokan Jadi Menteri PU, Sultan Banjar Kaget

Sultan H Khairul Saleh:net

RMOL. Sultan Kesultanan Banjar, Kalimantan Selatan, Sultan H Khairul Saleh mengaku sempat kaget saat ditanya mengenai kabar dirinya dijagokan menjadi Menteri PU dan Infrastruktur pada kabinet pemerintahan Jokowi-JK.

"Ya kaget juga, saya sendiri belum ada dengar, tapi semua tergantung presiden terpilih kan," kata Sultan H Khairul Saleh yang juga bupati di Kabupaten Banjar.

Kabar pencalonan ini memang terkait dengan background dan rekam jejak Sultan H Khairul Saleh yang berpengalaman panjang menangani masalah infrastruktur. Sebagai bupati, dia tercatat berhasil menekan tingkat kemiskinan di wilayahnya hingga hanya 2,92 persen, yang ditempuh dengan pendekatan pembangunan infrastruktur, yakni peningkatan aksesibilitas masyarakat pedesaan dan infrastruktur pertanian.

"Karena sektor pertanian merupakan sektor dominan, maka kebijakan pembangunan infrastruktur adalah konsep pemerataan," ujar birokrat karier yang mengawali karier di Departemen Pekerjaan Umum ini.

Kebijakan Sultan H Kharul Saleh di awal periode pertama kepemimpinannya sebagai Bupati Banjar dengan pembangunan infrastruktur 70 persen ke perdesaan diiringi dengan peningkatan alokasi dana yang lebih besar.

Untuk menjaga agar dana tersebut dapat berlangsung tepat sasaran dan dengan sistem yang lebih efisien dan transparan maka Bupati yang juga sebagai Ketua ICMI Prov Kalsel tersebut menggagas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dengan sistem e-procurement sejak akhir tahun 2007. Sistem ini menjadi yang pertama di bumi Kalimantan. Selanjutnya  sejak tahun 2008 sudah diinisiasi 100 persen pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan e-procurement.

Dampaknya  dengan sistem ini terjadi efisiensi anggaran rata-rata per tahun sebesar 7 persen dari PAGU anggaran serta dengan sistem ini juga ditujukan untuk memenuhi upaya transparansi dalam rangka pencegahan KKN. Sistem ini dilaksanakan sebelum penggunaan SPSE oleh LKPP dengan nama LPSE pada tahun 2010.

Inovasi cerdas yang dilaksanakan oleh Pemkab Banjar tersebut menorehkan penghargaan e-Government Award oleh Media Warta Ekonomi.

Saat ditanyakan lebih lanjut tentang sistem ini, Sultan H Khairul Saleh yang juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat Menteri Pekerjaan Umum menyatakan bahwa Kab Banjar sudah lama menggunakan e-procurement dan penyedia jasa cukup memberikan apresiasi yang cukup tinggi. Kab Banjar juga telah mendapatkan penghargaan ICT Pura sebagai apresiasi terhadap pengembangan Teknologi Informasi di Pemerintahan. Selain itu sistem ini telah sesuai juga dengan INPRES 1/2013 tentang Aksi Pencegahan Dan Pemberantasan Korupsi. [ian]


Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?
Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Grace Natalie Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

, 16 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

Kompetisi Peradilan Semu Anti Korupsi

, 16 NOVEMBER 2018 , 14:17:00

Cawapres Penghina Tunanetra

Cawapres Penghina Tunanetra

, 14 NOVEMBER 2018 , 11:49:00

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

Prabowo Subianto Kunjungi Anwar Ibrahim

, 15 NOVEMBER 2018 , 10:58:00