Dr. H. Oesman Sapta

ICMI: Operasi Tinombala Harus Distop Jika Santoso Terbukti Tewas

 RABU, 20 JULI 2016 , 11:48:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

ICMI: Operasi Tinombala Harus Distop Jika Santoso Terbukti Tewas

Jimly Asshiddiqie/net

RMOL. Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengapresiasi upaya pemberantasan teroris yang dilakukan oleh Satgas Gabungan TNI-Polri, sekaligus berharap agar kedepannya tidak ada teroris baru yang muncul di Indonesia setelah kematian Santoso alias Abu Wardah.

"Kami mengapresiasi kerja TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala, yang telah bekerja keras berbulan-bulan menumpas terorisme dan menembak terduga teroris Santoso. Meski demikian, untuk kepastiannya tetap kita harus tunggu pengumuman resmi dari pihak berwajib," kata Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie melalui siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (20 Juli 2016).

Jimly juga berpendapat bahwa setelah tim identifikasi memastikan kematian Santoso, pemerintah harus menjadikannya momentum untuk mencegah munculnya "Santoso baru" lainnya baik akibat ketidakadilan di masyarakat maupun karena lemahnya penegakan hukum.

"Artinya, seharusnya jangan ada lagi pembiaran bagi pihak tertentu untuk sengaja menciptakan 'Santoso baru' dengan narasi berlebihan agar 'drama war on terrorism' terus berjalan dengan tujuan politik atau yang lainnya," ujarnya.

Selain itu, jika target utamanya Santoso benar-benar meninggal dunia, Jimly meminta Operasi Tinombala mesti segera dihentikan. Sebab rakyat Poso butuh ketenangan lahir batin.

"Masyarakat butuh hidup normal dalam aspek ekonomi dan lainnya. Yang lebih penting lagi, masyarakat Poso tidak ingin daerahnya dilabeli basis teroris terus-menerus," ujar Jimly.

Hal lain menurut Jimly, pemerintah mempunyai tantangan besar ke depan jika Santoso tewas. Pemerintah diharapkan mengedepankan sikap menjauhkan orang dari aksi kekerasan ketimbang penindakan untuk urusan penanggulangan terorisme. Karena itu, ia menambahkan, dibutuhkan tindakan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di Indonesia serta peningkatan kesejahteraan di masyarakat agar mereka tak mudah masuk dalam pusaran terorisme.[wid]

 


Komentar Pembaca
Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi
SP AMT: Kami Terlalu Lama Dibohongi Tangan Kanan Jokowi
Tebar Senyuman

Tebar Senyuman

, 13 FEBRUARI 2019 , 14:09:00

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

, 12 FEBRUARI 2019 , 16:08:00

Dukung Caleg PBB

Dukung Caleg PBB

, 13 FEBRUARI 2019 , 20:57:00