Hanura

Mendagri: Gaji Menteri Dua Kali Gaji Lurah Di Jakarta

 JUM'AT, 23 DESEMBER 2016 , 19:13:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD IQBAL

Mendagri: Gaji Menteri Dua Kali Gaji Lurah Di Jakarta

Tjahjo Kumolo/Net

RMOL. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengisyaratkan akan menaikkan gaji pejabat publik seperti bupati, walikota dan gubernur, karena dianggap terlalu kecil dan tidak rasional jika dilihat dari struktur jabatan. Gaji para kepala daerah saat ini tidak lebih dari Rp 6 juta.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pun bersikap serupa. Namun menurut Tjahjo, hal itu bisa diwujudkan dengan syarat pertumbuhan ekonomi di Indonesia mencapai 6 persen. Menurut Tjahjo, gaji pejabat publik, hingga sekelas presiden memang sangat rendah. Misalnya, dibandingkan dengan gaji direktur BUMN dan perbankan.

"Kalau pertumbuhan di atas 6 persen, saya yakin bisa," kata Tjahjo di Kantor Bappenas, Jalan Suropati, Jakarta Pusat, Jumat, (23/12).

Ia mencontohkan lagi, dulu saat ia masih menjabat anggota DPR bisa memperoleh gaji mencapai 150 juta perbulan. Sekarang, saat menjabat menteri, gaji yang diterima Tjahjo hanya berkisar 20 juta saja.

Pertumbuhan ekonomi di angka 6 persen menurutnya cukup realistis. Saat ini saja, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah di angka 5,2 persen, masuk jajaran 3 besar dunia berada di bawah India dan China. Jika nanti pertumbuhan ekonomi tercapai, maka pemerintah akan segera menyiapkan rancangan gaji baru bagi pegawai, termasuk gaji swasta lewat UMP.

Di sisi lain, memang terdapat kesenjangan gaji pegawai negeri karena bergantung dari kondisi daerah masing-masing setelah masuk sistem otonami daerah. Untuk gaji camat di Jakarta misalnya, tembus angka Rp 70 juta, dan lurah Rp 40 juta. Tjahjo mencatat, setidaknya ada lima daerah yang memiliki gaji pegawai yang tinggi, yakni DKI, Kutai Kertanegara, Rokan Hilir, Siak dan Bandung.

"Tapi itu karena PAD (Pendapatan Asli Daerah) masing-masing. Bayangkan (gaji lurah di Jakarta) dua kali gaji menteri," kata Tjahjo.

Maka dari itu, pemerintah dengan fokus membangun infrastruktur dan pembangunan ekobomi, sosial untuk menggenjot pertumbuhan.

Nantinya, pemerintah akan menetapkan standar gaji pegawai, termasuk swasta. Standar gaji itu nanti juga termasuk gaji reporter media yang masing-masing media berbeda besaran gaji kepada reporternya.

"Kalau pertumbuhan kita bagus, gaji bisa dinaikkan. Media tv nasional misalnya, gajinya aja beda-beda, nggak ada yang sama. Harusnya ada standarnya biar sama," demikian Tjahjo. [rus]

Komentar Pembaca
Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

Bawaslu Jangan Nurut Relawan Jokowi

, 16 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

Soal Ekonomi, Sandiaga Butuh Rizal Ramli

, 16 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00