Hanura

Mendagri Sudah Surati Kepala Daerah Yang Rawan Korupsi

 SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 , 01:40:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Mendagri Sudah Surati Kepala Daerah Yang Rawan Korupsi

Tjahjo Kumolo/Net

RMOL. Menteri Dalam Negeri, Tahjo Kumolo mengaku tidak akan mengumpulkan para kepala daerah, meski Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar menangkap kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Politisi senior PDIP itu mengaku sudah berkali-kali memberi peringatan kepada kepala daerah untuk tidak korupsi. Bahkan, Tjahjo menyebut telah memberi peringatan khusus melalui surat kepada daerah-daerah yang rawan korupsi.

"Ya terus menerus mengingatkan. Misalnya area rawan korupsi bisa 5 hingga 6 kali surat," jelas Tjahjo di gedung Kura-kura, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (25/9).

Dalam sebulan terakhir, KPK telah menangkap 5 kepala daerah dalam operasi tangkap tangan.

Mereka yang terjaring dalam OTT KPK itu di antaranya Walikota Tegal Siti Mashita pada 29 Agustus, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen pada 13 September, Walikota Batu Eddy Rumpoko pada 15 September, dan terakhir Walikota Cilegon Iman Ariyadi pada 22 September. [ian]

Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00