Hanura

Kapolda: Massa Anti Perppu Ormas Bubar Setelah Magrib

 SELASA, 24 OKTOBER 2017 , 17:38:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kapolda: Massa Anti Perppu Ormas Bubar Setelah Magrib

Irjen Pol Idham Azis

RMOL. Polda Metro Jaya dan massa demonstran anti Perppu Ormas di depan Gedung DPR RI menyepakati aksi massa akan berakhir usai salat magrib.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis, menuturkan, usai Sidang Paripurna DPR RI memutuskan menyetujui Perppu 2/2017 Tentang Ormas, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan perwakilan massa.

"Keputusan sudah diambil, jadi tadi sudah bertemu perwakilan massa dan menyepakati beberapa hal," ujar Idham kepada wartawan di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10).

Idham menuturkan, salah satu hal yang disepakati bersama adalah aksi massa berakhir setelah massa melaksanakan salat magrib berjamaah dan doa bersama.

"Jadi nanti kita salat berjamaah di sini dan doa bersama, setelah itu massa aksi akan pulang ke kediaman masing-masing," terangnya.

Idham mengaku senang dengan kondusivitas aksi yang berlangsung sejak pagi tadi. Meski demikian, massa aksi yang menolak pengesahan Perppu Ormas harus menelan kenyataan yang bertolak belakang dengan tuntutan mereka. Lewat mekanisme voting, sidang paripurna DPR menyatakan Perppu Ormas lolos menjadi UU.

Tercatat, tujuh fraksi menyetujui pengesahan Perppu Ormas menjadi UU, yaitu PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, PPP, Nasdem, dan Hanura. Tetapi Demokrat, PKB, dan PPP menyetujui dengan syarat pemerintah melakukan revisi atas sejumlah pasal dalam Perppu usai pengesahan dilakukan.

Sementara, tiga fraksi lainnya, yakni Gerindra, PAN, dan PKS konsisten menolak Perppu tersebut. [ald]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00