Verified
Hanura

DPR: Perdebatan Luhut Dan Susi Bentuk Kelemahan Koordinasi

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 13:15:00 WIB | LAPORAN: YANTI MARBUN

DPR: Perdebatan Luhut Dan Susi Bentuk Kelemahan Koordinasi

Zainut Tauhid Sa'adi/Net

RMOL. Perbedaan pendapat antara Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan dengen Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait pembakaran dan penenggelaman kapal asing yang melanggar ketentuan hukum di Indonesia, seharusnya tidak perlu terjadi.

Demikian disampaikan Anggota Komisi IV FPPP DPR RI, Zainut Tauhid Sa'adi dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (11/1).

Pasalnya, hal itu dinilai sebagai bentuk kelemahan koordinasi antara kementerian dalam pelaksanaan penegakan hukum di Indonesia.

"Sangat tidak elok mempertontonkan perbedaan pandangan kepada publik dalam masalah penegakan hukum. Apalagi subyek hukumnya adalah kapal asing (WNA). Hal tersebut juga bisa ditafsirkan bahwa Pemerintah Indonesia tidak konsisten dalam upaya penegakan hukum," ujarnya.

Kemudian, menurutnya kebijakan Susi sudah sesuai dengan UU 45/2009 tentang Perikanan. Pasal 69 ayat (4) berisi: "dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) penyidik dan/atau pengawas perikanan dapat melakukan tindakan khusus berupa pembakaran dan/atau penenggelaman kapal perikanan yang berbendera asing berdasarkan bukti permulaan yang cukup".

Juga diatur dalam Pasal 76A: "benda dan/atau alat yang digunakan dalam dan/atau yang dihasilkan dari tindak pidana perikanan dapat dirampas untuk negara atau dimusnahkan setelah mendapat persetujuan ketua pengadilan negeri".

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00