Verified
Hanura

KPK Harus Proaktif Awasi Permainan Mafia Beras

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 16:16:00 WIB | LAPORAN:

KPK Harus Proaktif Awasi Permainan Mafia Beras

Ilustrasi/Net

RMOL. Rencana pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengimpor beras 500 ribu ton dari Vietnam dan Thailand dipertanyakan.  

Alasan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang menyebutkan impor beras bertujuan menstabilkan harga pasar dirasa sangat tidak logis.

"Menurut saya alasan tersebut sangat ambigu dan terkesan dibuat-buat. Sebab antara menstabilkan harga dan untuk supply kebutuhan hotel tidak ada hubungannya sama sekali, oleh karena itu kami mencurigai ada tujuan lain dibalik rencana impor beras 500 ribu ton tersebut," jelas Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo), Bastian P. Simanjuntak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/1).

Baru-baru ini Menteri Pertanian Amran mengatakan bahwa Indonesia sedang surplus beras dan akan mencapai puncaknya di bulan Februari 2018.

Makanya, Bastian heran mengapa tiba-tiba Mendag mengatakan akan impor beras 500 ribu ton.

"Ini tandanya pemerintah tidak konsisten menteri yang satu dengan yang menteri yang lain tidak sinkron dalam memberikan pernyataan ataupun mengeluarkan kebijakan. Jadi wajar jika pada akhirnya masyarakat mencurigai bahwa ada yang tidak beres dengan pemerintahan Jokowi," tegasnya.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

Ahmad Dhani Ditetapkan Tersangka

, 18 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00