Hanura

POLEMIK UU MD3

Wasekjen PPP: Kami Cuma Berdua, Apalah Daya!

 SABTU, 17 FEBRUARI 2018 , 09:59:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Wasekjen PPP: Kami Cuma Berdua, Apalah Daya<i>!</i>

Ahmad Baidowi/Net

RMOL. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Ahmad Baidowi mengaku bahwa pasal pemanggilan anggota DPR harus seizin Presiden dalam UU MD3 memang sesuai dengan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).
Namun menurut pria yang akrab disapa Awiek ini, harusnya surat izin pemanggilan yang dikantongi aparat hukum dari Presiden, tidak berlaku bagi kasus-kasus pidana khusus.

"Perlu diingat kalau untuk pidana khusus ya enggak perlu, misalkan OTT," kata Awiek dalam diskusi bertajuk 'DPR Takut Kritik?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2).

Namun, kata dia, kebanyakan Fraksi di DPR berpendapat lain. Delapan fraksi tidak setuju dengan argumen yang disampaikan oleh Fraksi PPP termasuk Fraksi Nasdem dan akhirnya UU MD3 disahkan.

"Kami menolak. Tapi apalah daya kami cuma berdua," pungkas Anggota Komisi II DPR ini.

Fraksi PPP dan Fraksi Partai Nasdem memilih walk out dari rapat Paripurna pembahasan revisi UU MD3, Senin (12/2).

Sekretaris Jenderal DPP PPP Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani sebelumnya menyatakan perubahan kedua UU MD3 terlalu terburu-buru disetujui sehingga memberikan dampak psikologis pada masyarakat.

"Fraksi PPP sudah meminta agar DPR meminta masukan dari banyak pihak, perihal pasal mengenai penghinaan parlemen serta pemanggilan paksa, tapi karena tidak dihiraukan, sehingga memilih walk out pada saat RUU tersebut disetujui," kata Arsul Sani, Kamis kemarin. [rus]

Komentar Pembaca
Pecat Anak Buah Surya Paloh!

Pecat Anak Buah Surya Paloh!

, 24 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Antri Tanda Tangan

Antri Tanda Tangan

, 18 SEPTEMBER 2018 , 03:45:00