Menko Kemaritiman: Tahun Depan Ekonomi Tumbuh Lebih Tinggi

Sabtu, 10 Maret 2018, 21:25 WIB | Laporan:
RMOL. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan sejumlah capaian ekonomi di era Presiden Joko Widodo dalam acara deklarasi dan pelantikan Hariara Tambunan sebagai Ketua Umum Himpunan Putra Putri Keluarga Besar TNI-AD (Hipakada),di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (10/3).

Salah satu yang diulas adalah pertumbuhan ekonomi. Kata Luhut, pada periode 2014-2017 yang tertinggi adalah 2017 sebesar 5,07 persen, adapun capaian ekonomi sejak 2014 hingga 2017 adalah 5,02 persen, 4,76 persen, 5,02 persen dan 5,07 persen.

"Jadi yang terbesar adalah pertumbuhan ekonomi 2017. Tahun depan, rasanya optimis bisa lebih tinggi lagi," jelas Luhut.

Pemerintahan, katanya, juga berhasil menjaga stabilitas inflasi di bawah 4 persen, mengerek naik grade investment, serta pengembangan periwisata

"Sehingga tidak heran banyak negara mengakui prospek ekonomi Indonesi bakal masuk lima besar pada 2020," papar Luhut.

Dia juga menyampaikan perhatian pemerintahan Jokowi terhadap nasib rakyat yang tinggal di bantaran Sungan Citarum. Saat ini, kondisi sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat ini cukup memprihatinkan lantaran polusi dari limbah industri yang berjumlah ribuan, tidak bisa dikendalikan.

"Berdasarkan penelitian, ikan yang hidup di Sungai Citarum sudah terkontaminasi mikro plastik. Kalau ikan itu dikonsumsi ibu hamil maka akan berdampak kepada anaknya. Melahirkan generasi yang  tidak sehat karena kuntet. Nah, kita sedang rencanakan program bersih-bersih Sungai Citarum," jelas Luhut.

Dalam proyek bersih-bersih limbah di Sungai Citarum, lanjut Luhut, direncanakan selama 7 tahun. Dengan nilai investasi 1 miliar dolar AS.

"Kebetulan berada di bawah kementerian saya. Saya sudah libatkan aparat TNI. Saya harap Hipakad bisa berperan aktif dalam proyek ini. Hipakad harus menjadi bagian dari pembangunan Indonesia," tegasnya.

Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan mengapresiasi ajakan Menko Luhut untuk berperan dalam proyek bersih-bersih limbah Sungai Citarum.

"Kami siap membantu pemerintah terkait program Sungai Citarum. Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tentunya bekerja sama dengan lembaga terkait," paparnya.

Kata Hariara, seluruh 'anak kolong' (sebutan untuk putera-puteri Keluarga Angkatan Darat) haruslah mendapat kesempatan yang sama untuk meraih kesejahteraan.

"Ke depan, kita ingin segala potensi dari anak kolong bisa diberdayakan. Untuk menuju anak kolong yang lebih sejahtera," tegas Hariara.

Dalam acara ini dilakukan pelantikan perwakilan Hipakad dari 13 provinsi. Yang dihadiri Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Letjen (Purn) Kiki Syahnakri, mantan politisi Demokrat Ruhut Sitompoel, pengacara papan atas Hotma Sitompoel, anggota DPR Cap Anton Sihombing, mantan anggota DPR Hamka Yandhu. [dem]
Editor: Ade Mulyana
Tag:

Kolom Komentar


Video

LBH: Penetapan Tersangka Sopir Tangki Diwarnai Intimidasi

Rabu, 20 Maret 2019
Video

Hubungan Internasional Kunci Keunggulan Prabowo

Rabu, 20 Maret 2019
Video

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

Rabu, 20 Maret 2019
loading