Hanura

PDIP Mau Cawapres Jokowi Memiliki Gagasan Ekonomi

Tidak Hanya Ngandalin Figur

 RABU, 14 MARET 2018 , 17:49:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PDIP Mau Cawapres Jokowi Memiliki Gagasan Ekonomi

Hasto Kristiyanto/Net

RMOL. PDIP tantang tokoh yang ber­minat jadi pendamping Jokowi sampaikan gagasan. Pemahaman di bidang ekonomi lebih penting bagi cawapres, ketimbang cuma menonjolkan figur saja.
Berbagai elit parpol sudah mulai menunjukan sinyal siap menjadi pendamping Jokowi. Mulai dari Muhaimin Iskandar, Romahurmuziy, Wiranto, Zulkifli Hasan hingga Agus Harimurti Yudhoyono.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, bi­dang ekonomi merupakan tan­tangan bagi Indonesia ke de­pan. Mengingat pentingnya per­soalan perekonomian tersebut, kata Hasto, maka siapapun yang akan berkontestasi untuk Pilpres 2019 sebaiknya menyampaikan gagasan terbaiknya untuk kema­juan bangsa dan negara.

PDI Perjuangan menegaskan bahwa wacana Pilpres 2019, baik terkait dengan calon wakil presiden untuk Jokowi maupun siapa yang akan menjadi calon presiden yang dicalonkan par­tai lain, tidak cukup hanya ber­bicara figur semata. "Urusan cawapres Pak Jokowi akan mengerucut pada waktunya," kata Hasto dalam keterangan persnya kemarin.

Untuk itu, PDI Perjuangan mengajak mitra partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk fokus melaku­kan perkuatan kinerja ekonomi Indonesia. "Konsentrasi utama PDI Perjuangan saat ini adalah mendorong kerjasama Parpol pengusung pemerintah untuk me­naruh perhatian besar pada aspek ekonomi, seiring dengan makin solidnya kondisi politik nasional saat ini," kata Hasto.

Ditinjau dari harapan publik, berbagai indikator perekono­mian menunjukkan arah yang positif. Inflasi relatif rendah, harga komoditas primer sep­erti batubara mulai mengalami kenaikan, demikian halnya kelapa sawit.

Pada saat bersamaan tingkat kepercayaan publik makin besar, serta arah pendorong pertumbu­han ekonomi dengan gencarnya pembangunan infrastruktur se­makin meningkatkan daya tarik investasi dan mampu mengu­rangi biaya logistik.

"Ketika Pak Jokowi terpilih, harapan rakyat begitu tinggi, tetapi kendala perekonomian begitu besar, karena itulah konsentrasi utama kami saat ini adalah melakukan segala hal yang dianggap penting untuk meningkatkan kinerja pereko­nomian," ujar Hasto.

Misalnya saja dana desa, menurit Hasto, itu penting untuk menstimulus desa sebagai sentra pertumbuhan ekonomi rakyat. "PDI Perjuangan pun mendukung upaya percepatan padat karya di desa-desa," tambahnya.

Tak hanya itu, Hasto juga ber­harap kompetisi Pilpres 2019 harus menunjukkan peningkatan kualitas demokrasi untuk rakyat. Tampilkan gagasan terbaik, dan bangun in­frastruktur politik di tengah rakyat untuk sosialisasi gagasan terbaik utk bangsa dan negara.

"PDI Perjuangan percaya bahwa mereka yang membangun infrastruktur politik hanya untuk mencela, mengadu domba, dan menyampaikan hal-hal yang diluar kebenaran, akan diting­galkan rakyat," tegasnya.

Karena itulah kita isi tahun politik ini dengan berbagai hal yang positif untuk bangsa dan negara, sebab tidak ada bangsa besar lahir, dengan cara permusu­han. "Bangsa yang kuat akan lahir melalui gagasan besar yang mem­bangun peradaban. Dan biarlah rakyat yang memilih pemimpin­nya," pungkasnya. ***

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi
Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:17:00