Hanura

Ketua DPD: Kita Harus Bersatu Seperti Di Zaman Perjuangan

 SENIN, 19 MARET 2018 , 18:40:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Ketua DPD: Kita Harus Bersatu Seperti Di Zaman Perjuangan
RMOL. Kemakmuran seluruh warga Indonesia tidak akan bisa terwujud jika daerah-daerah tidak sejahtera.
Demikian ditegaskan lagi oleh Ketua DPD RI, Oesman Sapta, saat menerima kedatangan pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tadi siang (Senin, 19/3).

Oesman Sapta atau OSO berpesan agar GMNI memiliki tujuan memakmurkan daerah sebagai falsafah organisasi.

"Kalian harus mempunyai prinsip memakmurkan daerah. Kita semua banyak dari orang daerah. Daerah belum makmur. Kita punya cita-cita memakmurkan daerah. Kita harus peduli bagaimana daerah-daerah itu terbangun,” kata OSO saat menerima pengurus GMNI di ruang delegasi Ketua DPD.

OSO juga menyampaikan bahwa pembangunan nasional mesti melibatkan semua pihak di daerah. Terkait itu, GMNI bisa berperan besar untuk turut menjaga persatuan dan kesatuan, tanpa melihat suku, ras, ataupun agama sesama rakyat.

"Kita harus bersatu seperti zaman perjuangan kemerdekaan. Zaman dulu kita berjuang untuk kemerdekaan tanpa tanya kamu dari suku apa, warna kulit kamu apa. Sekarang malah jadi ribut. Kita harus jaga persatuan," tegasnya.

Senator asal Kalimantan Barat ini juga berpesan agar GMNI harus lebih semangat memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia. GMNI harus lebih terbuka dan memiliki akses komunikasi sampai di tingkat yang paling rendah untuk mewujudkan tujuan organisasi.

“Saya sarankan untuk berjalan di tempat yang benar dan untuk melaksanakan langkah-langkah demokratis dan negarawan. Saat menjadi pengurus GMNI, anda harus bicara. Bukan sebagai seseorang tapi organisasi," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI, Robaytullah Kusuma Jaya, menjelaskan kedatangan mereka bertujuan untuk meminta berbagai pandangan dari OSO. GMNI sendiri menganggap Ketua Umum Partai Hanura itu sebagai salah satu negarawan.

Robaytullah juga mengapresiasi konsep 5S, yaitu Strategy, Structure, Skill, System, Speed, gagasan OSO yang dapat digunakan untuk memajukan organisasinya.

"Semua membutuhkan konsep 5S tersebut untuk mewujudkan pembangunan," ungkap Robaytullah. [ald]

Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00