Hanura

OSO: Yang Ingin Indonesia Bubar Cuma Orang Gila

 RABU, 21 MARET 2018 , 19:25:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

OSO: Yang Ingin Indonesia Bubar Cuma Orang Gila

OSO/RMOL

RMOL. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak akan bubar.
Penegasan ini disampaikannya untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar di tahun 2030 berdasarkan kajian negara-negara lain.

"Saya nggak dengar pidatonya (Prabowo), saya juga nggak mau campur urusan Prabowo. Tapi Indonesia nggak bisa bubar," ujar OSO di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3).

OSO dengan tegas mengatakan bahwa siapapun yang menyatakan atau menginginkan Indonesia bubar adalah orang tidak sehat akal atau gila.

"Orang gila, kenapa? Karena kita udah sepakat jaga NKRI dan kita sudah bertekad dalam Pancasila, UUD 1946, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, itu adalah gerbang pintu pertahanan bangsa kita yang kokoh," tegasnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh anak bangsa untuk berhati-hati dalam berucap dan harus bertutur kada dengan santun.

"Kepada bangsa, saya berpesan agar semua jaga mulut baik-baik siapa saja orangnya, kenapa mulutmu harimaumu," tukasnya.

Prabowo dalam sebuah video pendek yang diunggah akun media sosial resmi Gerindra menyebut bahwa ada kajian-kajian dari negara lain bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang.

“Kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," bunyi potongan video orasi Prabowo. [ian]


Komentar Pembaca
Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI
Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

Massa Pro Dan Kontra Jokowi Bentrok

, 20 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00