Verified
Hanura

Komisi II Tidak Kepikiran Balikin Pilkada Ke DPRD

 JUM'AT, 13 APRIL 2018 , 05:50:00 WIB | LAPORAN: UJANG SUNDA

Komisi II Tidak Kepikiran Balikin Pilkada Ke DPRD

Zainudin Amali/Net

RMOL. Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali menegaskan bahwa tidak ada rencana sedikit pun di DPR untuk mengembalikan Pilkada ke DPRD.

Bukti tidak ada rencana itu dapat dilihat dari tidak ada wacana revisi UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada. Dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2018, tidak ada revisi UU Pilkada.

Penegasan ini disampaikan Amali untuk menjawab isu yang berkembang beberapa waktu terakhir yang menyebut Pilkada langsung banyak membawa madarat. Komisi II beranggapan, sistem Pilkada langsung masih yang terbaik dan sesuai azas demokrasi. Komisi yang membidangi masalah pemerintahan ini menginginkan agar sistem langsung dalam Pilkada tetap dilaksanakan.

"Enggak ada kami (mengembalikan Pilkada ke DPRD), Komisi II enggak kepikiran mengubah itu. Tidak ada jadwal revisi Undang-Undang Pilkada dan tidak ada wacana itu," tegas politisi senior Partai Golkar ini di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/4).

Amali mengakui, dalam pelaksanaannya, memang banyak kendala dan dampak negatif dari Pilkada langsung. Namun, dengan Pilkada langsung, masyarakat mendapat pelajaran bagaimana berdemokrasi yang baik. Kalau pun ada sejumlah kelemahan, harusnya dijadikan dasar untuk perbaikan, bukan kemudian mengganti sistem dengan kembali ke DPRD.

"Kalau ada ekses yang kurang baik dari pelaksanaan Pilkada langsung, ekses itu yang diperbaiki. Bukan sistemnya yang diganti. Sebab, saya meyakini bahwa pelaksanaan Pilkada langsung buat demokrasi kita itu lebih baik," jelas dia.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Kasus Luhut-Sri Mulyani Dibawa Ke Bawaslu

Kasus Luhut-Sri Mulyani Dibawa Ke Bawaslu

, 19 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00