Verified
Hanura

Razia Miras Jangan Hanya Muncul Saat Ada Korban

 SABTU, 14 APRIL 2018 , 05:32:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Razia Miras Jangan Hanya Muncul Saat Ada Korban

Miras/Net

RMOL. Tingginya korban tewas akibat minuman keras oplosan mendapat perhatian serius DPR RI.

Selain menekankan pelaku yang meracik dan mendistribusikan minuman keras oplosan mendapat hukuman berat, anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menegaskan razia terhadap minuman terlarang harus dilakukan secara berkala, tak hanya ketika muncul korban tewas.

Dia mengapreasiasi langkah kepolisian dalam penanganan kasus miras oplosan. Sependapat dengan Wakapolri Komjen Syafruddin, politisi Partai Nasdem itu memandang 82 orang meninggal dunia dalam waktu sepekan akibat menenggak minuman keras merupakan fenomena yang meresahkan masyarakat.

Polri mencatat korban tewas tersebar masing-masing 31 orang di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sementara 51 orang lain di Jawa Barat.

"Langkah wakapolri yang menginstruksikan seluruh jajaran Polda untuk menyelesaikan kasus secara tuntas dan mengungkap sampai ke akarnya patut kita apresiasi. Yang menjadi catatan, bukan hanya Polri yang harus ambil bagian dalam memerangi minuman oplosan," jelas Sahroni kepada redaksi, Sabtu (14/4).

Menurutnya, pemerintah daerah sampai level terendah patut melakukan pengawasan dan memberikan informasi terhadap peredaran minuman keras oplosan.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00

Ketua Umum PAN Setuju Uang Saksi Dibiayai Negara