Verified
Hanura

Pernyataan Amien Rais Kontraproduktif Bagi Pendidikan Politik Kebangsaan!

 MINGGU, 15 APRIL 2018 , 04:18:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Pernyataan Amien Rais Kontraproduktif Bagi Pendidikan Politik Kebangsaan<i>!</i>

Amien Rais/Net

RMOL. Politisi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia angkat bicara soal pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais tentang partai setan dan partai Allah.

Amien menyebutkan bahwa, PAN, PKS, Gerindra dan kelompok yang membela agama Allah dan masuk dalam kategori partai Allah.

Doli menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais sangatlah berlebihan dan dapat menjadi contoh yang paling konkret dari pengertian "fiktif" dalam terminologi yang disampaikan oleh pengamat politik, Rocky Gerung yang seminggu belakangan ini menjadi polemik di publik.

"Agar tidak menjadi fiktif, saya kira pak Amien harus menjelaskan lebih rinci siapa yang dimaksud dengan orang-orang yang anti Tuhan dan partai mana pula yang beliau sebut sebagai partai besar yang masuk kategori partai setan," terangnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (14/4).

Bukan tanpa sebab, menurut Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar itu, selama semua kader merasa partainya merupakan partai besar, maka mereka adalah orang-orang yang percaya Tuhan.

"Contohnya saya saja, saya ini adalah muslim, ayah dan ibu saya malah qari (pelantun Alqur'an) dan pimpinan Golkar juga. Saya pun ikut marah ketika agama dan kitab suci saya dinistakan beberapa waktu lalu. Jadi saya merasa tidak anti Tuhan dan sedang tidak berada di partai setan. Dan saya dapat pastikan bahwa seluruh warga Golkar juga begitu posisinya," urainya.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Kasus Luhut-Sri Mulyani Dibawa Ke Bawaslu

Kasus Luhut-Sri Mulyani Dibawa Ke Bawaslu

, 19 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

Dikunjungi Pejabat Mabes Polri

, 16 OKTOBER 2018 , 16:08:00

Pencakar Langit Jakarta

Pencakar Langit Jakarta

, 16 OKTOBER 2018 , 04:31:00

Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00