Hanura

DPR Minta Penambahan Alokasi Pupuk Hortikultura Di Kalbar

 SELASA, 01 MEI 2018 , 16:55:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

RMOL. Lahan gambut Kalimantan Barat (Kalbar) cocok ditanami aneka jenis sayur dan buah seperti cabai, sawi, slada,  bawang merah, nanas dan jeruk.  
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Daniel Johan mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian dalam mendorong potensi wilayah Kalbar sebagai sentra sayuran dan buah.

"Kita dukung upaya Kementan untuk menjadikan Kalbar sebagai sentra buah dan sayuran serta mendorong ekspor, terutama di kawasan perbatasan dengan Malaysia,” terangnya dalam keterangan pers, Selasa (1/5).

Daniel menjelaskan, Kabupaten Sanggau, Kapuas Hulu, Bengkayang, Sintang dan Sambas merupakan daerah perbatasan Malaysia yang potensial dikembangkan sayuran dan buah.  

Karenanya, dia meminta pemerintah menjamin ketersediaan pupuk dan benih sayur yang terjangkau bagi kelompok tani hortikultura.

"Terus terang kami masih menerima keluhan dari petani terkait masalah benih dan pupuk ini. Sebagai contoh di kelompok Bunga Khatulistiwa, dari kebutuhan pupuk sayuran 320 ton hanya terealisasi 10 ton karena masih diprioritaskan untuk tanaman pangan,” jelas Daniel.

Tak hanya itu, lanjutnya, benih sayuran seperti sawi dan kailan saat ini masih diimpor dari China. Untuk jenis bayam, kangkung dan sayur lokal, benihnya sudah bisa dipenuhi dari daerah setempat.

Terkait dengan rehabilitasi jeruk untuk Kalbar khususnya di Sambas tahun anggaran 2018, dia minta agar terus ditingkatkan dan direalisasikan.

Sementara itu, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Prihasto Setyanto mengatakan saat ini pemerintah mengalokasikan APBN lebih dari 38 Milyar ke Kalimantan Barat khusus mendukung program pengembangan hortikultura.

"Kami memetakan Kalbar sebagai daerah potensial pengembangan buah-buahan tropis dan aneka sayuran,” kata pria yang akrab dipanggil Anton ini.

"Kementerian Pertanian sangat concern meningkatkan produksi hortikultura di Kalbar. Khusus jeruk, sudah ditetapkan sebagai komoditas strategis nasional,” lanjutnya.

Sekedar informasi, Data Dinas Pertanian setempat menyebutkan saat ini luas areal jeruk di Kalbar lebih dari 5.100 hektar. Untuk Cabai  lebih dari 2.300 hektar. Nanas lebih dari 800 hektar. Petani di Mempawah sudah mulai menanam bawang merah meski baru 59 hektar jenis Bima Brebes. [sam]

Komentar Pembaca
Tidak Dilarang Tapi Diledekin

Tidak Dilarang Tapi Diledekin

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

Prabowo Kurang Berwarna

Prabowo Kurang Berwarna

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

DPR: BMKG Harus Bisa Deteksi Dini Gempa Bumi
Hanya Untuk Pencitraan Jokowi Lecehkan Lambang Negara
Banyak Yang Cari Muka

Banyak Yang Cari Muka

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

Shohibul: Demi Elektabilitas, Jokowi Enggan Tetapkan Bencana Nasional Bagi Gempa Lombok
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Atraksi Kembang Api

Atraksi Kembang Api

, 19 AGUSTUS 2018 , 05:36:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00