Hanura

Pelemahan Rupiah Masalah Serius, Pemerintah Jangan Main-Main

 RABU, 09 MEI 2018 , 06:59:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pelemahan Rupiah Masalah Serius, Pemerintah Jangan Main-Main

Foto: Net

RMOL. Pemerintah dinilai tidak serius dan cenderung main-main dengan masalah pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang tembus angka Rp 14.000 per dolar pada Senin (7/5) kemarin.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menegaskan bahwa ini merupakan kondisi yang mengkhawatirkan. Sehingga, pemerintah tidak boleh main-main menanggapi masalah yang bisa berdampak ke masyarakat itu.

“Pemerintah jangan main-main, ini masalah yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi saat ini belum jelas strategi apa yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut,” kata Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi kepada Kantor Berita Politik RMOL, (9/5).

Sikap main-main pemerintah itu bisa ditunjukkan dari keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang baru akan membawa masalah ini dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada tanggal 16 hingga 17 Mei yang akan datang.

"Ini kan aneh, dolar udah naik sekarang masak dibahas nanti," tandasnya.

Kenaikan nilai tukar dolar ini akan sangat berdampak pada semua aspek, terutama masalah impor. Karena menurutnya, impor negara sangat besar dan itu juga menyangkut komoditas bahan-bahan pokok.

"Kita saat ini masih banyak impor komoditas bahan-bahan pokok seperti beras, jadi kalau harga dolar naik tentu harga impor kita juga akan naik," pungkas Irfan. [ian]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00