Hanura

PILKADA JATENG 2018

Ganjar Terbelit Korupsi KTP-El, Gerindra Pede Menangkan Sudirman Said

 SELASA, 29 MEI 2018 , 20:53:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ganjar Terbelit Korupsi KTP-El, Gerindra Pede Menangkan Sudirman Said

Ganjar Pranowo/Net

RMOL. Jawa Tengah memang dikenal sebagai kandang banteng atau basis massa PDIP. Namun begitu, Gerindra tetap optimis pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah bisa menaklukan para kader banteng.
"Kandang banteng emang kandang banteng, tetapi tim Sudirman Said juga ada penghuni kandang banteng jadi tahu cara mengalahkannya," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/5).

Setidaknya, sambung Arief, pasangan yang diusung Gerindra bersama dengan PKB, PKS, dan PAN itu memiliki keuntungan karena kasus KTP-el diduga menyasar Ganjar. Sementara di satu sisi, masyarakat Jateng dinilainya selalu mendambakan pemimpin yang bersih.

"Mereka ke depankan pemimpin bersih. Yang penting Ganyar, ganti sing anyar (ganti yang baru)," tuturnya.

Ada strategi khusus yang dilakukan Gerindra demi mengamankan suara Pak Dirman di tempat pemungutan suara (TPS). Apalagi, sejumlah lembaga survei telah menyebut elektabilitas mantan menteri ESDM itu mulai merangkak naik dan hanya tinggal terpaut 10 persen dari petahana.

Strategi yang bakal dilakukan itu adalah dengan 15 relawan di setiap TPS untuk memantau langsung hari pencoblosan dan sudah terkoordinir dengan baik.

"Seluruh Jateng, daerah Banyumas dan semua daerah lah pasti kalah mereka (Ganjar-Taj Yasin). Pokoknya kita bakal head to head dengan PDIP nantinya," katanya. [sam]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Atraksi Kembang Api

Atraksi Kembang Api

, 19 AGUSTUS 2018 , 05:36:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00