Hanura

The Heritage Foundation Undang Rizal Ramli Jadi Pembicara Di Washington DC

 JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 21:20:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

The Heritage Foundation Undang Rizal Ramli Jadi Pembicara Di Washington DC

Rizal Ramli

RMOL. Kandidat presiden Indonesia, DR Rizal Ramli, diundang untuk menjadi pembicara dalam forum yang diadakan The Heritage Foundation.
Rizal dijadwalkan berbicara hari ini (Jumat, 8/6) diĀ  di Massachusetts Avenue, Washington DC.

Dalam beberapa postingannya di media sosial Instagram memang tampak Rizal sudah berada di Amerika Serikat dalam lima hari terakhir. Ia sempat bertemu dengan putrinya dan menantunya yang tinggal di New York. Di kesempatan lain, ia tampak difoto saat menghadiri pertemuan tertutup di New York.

Heritage Foundation adalah lembaga think thank yang sangat berpengaruh di lingkungan Partai Konsevatif di AS.

Heritage sudah mengundang banyak sekali pemimpin politik berpengaruh di dalam dan luar negeri AS, termasuk anggota parlemen, kepala negara asing, dan Presiden AS sendiri.

Lembaga itu mendapat reputasi sebagai salah satu lembaga think tank yang paling berpengaruh di dunia.

The Heritage Foundation dan American Enterprise Institute (AEI) pernah menyelenggarakan debat kandidat calon presiden dari Partai Republik mengenai kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional.

Beberapa jebolan Heritage Foundation pun telah mengabdi di pemerintahan AS dalam peran yang strategis, antara lain Richard V. Allen, L. Paul Bremer, Elaine Chao, Lawrence Di Rita, Michael Johns, John Lehman, dan Edwin Meese.

Sedangkan Rizal Ramli sendiri telah mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon presiden untuk Pilpres 2019.

Deklarasi dilakukan di halaman belakang rumah pribadinya yang berlokasi di Jalan Bangka IX No 49R, Jakarta Selatan, Senin, 5 Maret lalu.

"Saya siap memimpin Indonesia agar lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera," ujar Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut di depan wartawan kala itu.

Setelah deklarasi yang jauh dari kesan kemewahan, mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa itu mendapat julukan "Capres Rakyat". [ald]


Komentar Pembaca
Indonesia Harus Belajar Dari Anjloknya Lira Turki
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00