Hanura

Aktivis IMM: Mafia Pangan Ingin Hancurkan Kementan

 RABU, 13 JUNI 2018 , 01:57:00 WIB | LAPORAN: ELITHA TARIGAN

Aktivis IMM: Mafia Pangan Ingin Hancurkan Kementan

Razikin Juraid/Dok

RMOL. Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Razikin Juraid  mengapresiasi kinerja kepolisian menangkap pelaku penyebaran hoax tentang Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita datang.
Menurutnya penyebaran fitnah semacam itu sangat keji apalagi terjadi saat di momen Ramadhan seperti sekarang ini.

"Hoax ini berdampak pada kinerja Mentan amran Mengawasi stok dan harga pangan jelang momentum lebaran," ujar Razikin saat dihubungi, Selasa (12/6).

Razikin menduga dibalik fitnah terhadap Amran dan Irna ada kekuatan besar dibelakangnya. Kekuatan besar tersebut adalah jaringan mafia pangan yang kepentingannya terganggu sejak Amran menjabat Mentan.

Ia menilai Amran telah melakukan gebrakan besar dengan menutup ruang bagi importir nakal mempermainkan harga kebutuhan pokok dan menutup keran impor.

Sebagai buktinya, Ia menggambarkan bila selama bulan suci ramadhan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar cukup baik dan stabil.

"Ini pertanda para mafia tidak bebas lagi permainkan harga," ujar Razikin.

"Kelihatannya mereka (mafia pangan) sangat marah. Maka segala cara mereka lakukan termasuk melakukan personal attack. Prinsip Mafia itu Kalau pejabat tidak bisa diajak kompromi yah pilihannya dihancurkan," imbuhnya.

Menurut Razikin, hal seperti ini sering dialami dan akan dialami oleh siapa saja yang memiliki komitmen berpihak terhadap rakyat, khususnya petani. Sikap Amran yang ingin memajukan petani ternyata jadi batu sandungan bagi para mafia pangan.

"Mengetahui Pandeglang sebagai salah satu penyangga utama pangan Jakarta jadi santapan empuk penyebaran informasi hoax," katanya.

Kecurigaan lain serangan ke Mentan Amran ini menurut Razikin juga ada keterkaitan dengan Pilgub di Sulawesi Selatan dimana Adik kandung Amran Sulaiman maju sebagai calon Wakil Gubernur berpasangan dengan Professor Nurdin Abdullah.

"Saya berharap kader IMM yang diduga terlibat dalam penyebaran fitnah terhadap Amran untuk bersikap koperatif mengikuti proses hukum sebagai pertanggungjawaban atas perbuatannya," ujarnya.

Secara khusus Razikin juga meminta kepolisian terus mengejar aktor intelektual penyebaran isu ini. Ia juga meminta kader IMM tetap tenang agar kasus yang menimpa Andi Mahfuri yang telah ditetapkan sebagai pelaku penyebaran informasi hoax tidak ditunggangi pihak-pihak tertentu yang berpotensi menambah kerumitan penyelesaian masalah tersebut. [nes]

Komentar Pembaca
Tidak Dilarang Tapi Diledekin

Tidak Dilarang Tapi Diledekin

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

Prabowo Kurang Berwarna

Prabowo Kurang Berwarna

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

DPR: BMKG Harus Bisa Deteksi Dini Gempa Bumi
Hanya Untuk Pencitraan Jokowi Lecehkan Lambang Negara
Banyak Yang Cari Muka

Banyak Yang Cari Muka

SELASA, 21 AGUSTUS 2018

Shohibul: Demi Elektabilitas, Jokowi Enggan Tetapkan Bencana Nasional Bagi Gempa Lombok
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Atraksi Kembang Api

Atraksi Kembang Api

, 19 AGUSTUS 2018 , 05:36:00

Cakra 19 Untuk Jomin

Cakra 19 Untuk Jomin

, 12 AGUSTUS 2018 , 19:48:00

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

Pemberian Star Of Soekarno Kepada Prabowo

, 17 AGUSTUS 2018 , 10:48:00