Hanura

Golkar Tidak Akan Lari Dari Jokowi

 MINGGU, 15 JULI 2018 , 04:07:00 WIB | LAPORAN:

RMOL. Politik selalu dinamis. Begitu juga dengan pengusungan pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019 mendatang, segala kemungkinan masih bisa terjadi sebelum pendaftaran ditutup.
Demikian disampaikan Ketua Umum (Ketum) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Diaz Hendropriyono menanggapi manuver politik Ketum Golkar, Airlangga Hartarto yang menemui Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (10/7) lalu

"Selama belum sampai pendaftaran, mungkin masih ada perubahan-perubahan," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/7).

Meski begitu, mantan Staf Khusus bidang Intelijen di Kemenko Polhukam itu yakin Partai Golkar tidak akan berkhianat dan akan tetap bersama koalisi Joko Widodo (Jokowi).

Pertimbangannya, Diaz menjelaskan, Golkar sudah memiliki chemistry dengan PDIP selaku partai pengusung mantan Gubernur DKI itu.

"Saya lihat, Golkar nggak kemana-mana. Sudah sehati dengan PDIP. Kalau pun ada perubahan, paling ke arah pendukung Pak Jokowi. Bukan ke arah koalisi yang lain," papar mantan anggota Tim Transisi PSSI tersebut.

Diaz juga menambahkan, track record Jokowi akan menjadi alasan Golkar bertahan. Menurutnya, terlalu berisiko jika partai beringin nekat mencabut dukungan kepada Jokowi.

"Saya rasa, partai besar tidak akan mau kehilangan figur presiden. Tidak mau ambil resiko. Karena tidak bisa dipungkiri Pak Jokowi pasti jadi presiden kembali," urai mantan anggota Dewan Analis Strategis di Badan Intelijen Negara (BIN) itu. [ian]

Komentar Pembaca
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00

Hadi Tjahjanto - Pengamanan Asian Games (Bag.1)
Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

Surat Keterangan PN Sleman Buat Mahfud MD

, 09 AGUSTUS 2018 , 17:24:00

Hapus Ambang Batas Nyapres

Hapus Ambang Batas Nyapres

, 08 AGUSTUS 2018 , 14:37:00

Tegang Saat Prabowo Masuk

Tegang Saat Prabowo Masuk

, 10 AGUSTUS 2018 , 16:40:00