Hanura

Indonesia Butuh Pemimpin Bermental Kebangsaan Bukan Kekuasaan

 JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 15:40:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Indonesia Butuh Pemimpin Bermental Kebangsaan Bukan Kekuasaan
RMOL. Elite partai politik diharapkan bisa memilih pasangan pilpres yang bervisi kebangsaan, bukan atas dasar hitung untung rugi untuk raih kemenangan.
Demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Pemuda Muslimin Indonesia, Evick Budianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/8).

"Kita inginkan pemimpin yang bisa selesaikan permasalahan bangsa, bukan dengan elektabilitas atau apapun itu namanya," jelasnya.

Yang dipikirkan saat ini, sambung Evick, adakah pemimpin bangsa yang membawa Indonesia keluar dari jalur neoliberalisme dan penyelesaian utang semakin menumpuk.

"Itu yang sedang dicari bangsa ini," tukasnya.

Evick menegaskan, rakyat harus menilai dinamika proses yang dilakukan parpol saat ini bagaimana cara mereka cari sosok Presiden RI.

"Dari pemberitaan, kita pasti paham apa yang parpol lakukan dalam memilih calon pemimpin bangsa," tutupnya. [jto]


Komentar Pembaca
Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

, 25 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

, 25 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

, 25 SEPTEMBER 2018 , 03:53:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Klarifikasi Ketum GNPF

Klarifikasi Ketum GNPF

, 25 SEPTEMBER 2018 , 00:52:00