Dr. H. Oesman Sapta

PKS: Ada Yang Tunggu Komando HRS, Setelah Diberi Lari

 KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 , 07:32:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Banyak hal yang tidak masuk akal dan lucu yang muncul jelang pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Begitu kicau Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid menanggapi warganet yang menilai bahwa PKS menjadi target amarah netizen pasca ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama keluar.

Ijtima GNPF merekomendasikan salah satu kader PKS sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

“Hidup ini memang kadang diisi dengan yang tidak masuk akal dan lucu. Ada yang nunggu komando HRS (Habib Rizieq Shihab) tentang capres/cawapres, setelah diberi, lari,” tukasnya di akun @hnnurwahid, Kamis (9/8).

Selain kelucuan itu, ada juga kelompok yang sering mempersekusi Ustaz Abdul Somad saat dakwah, tapi kemudian memintanya berdakwah. Permintaan muncul saat nama UAS turut masuk dalam rekomendasi GNPF Ulama itu

“(Ada lagi, ijtima (600-an) Ulama GNPF bikin rekomendasi, eh PKS disalahkan,” tukasnya. [ian]

Komentar Pembaca
Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi
SP AMT: Kami Terlalu Lama Dibohongi Tangan Kanan Jokowi
Tebar Senyuman

Tebar Senyuman

, 13 FEBRUARI 2019 , 14:09:00

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

, 12 FEBRUARI 2019 , 16:08:00

Dukung Caleg PBB

Dukung Caleg PBB

, 13 FEBRUARI 2019 , 20:57:00