Verified
Hanura

Meneropong Sandinomics

 JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 21:13:00 WIB | OLEH: DR. SYAHGANDA NAINGGOLAN

Meneropong Sandinomics

Foto/Net

PASANGAN calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno mencatat perhatian publik terbesar belakangan ini.

Hanya dalam waktu sekejap, sosok Sandi yang tidak diunggulkan sebagai cawapres, muncul begitu mendadak. Banyak berharap pada dirinya, karena dari capres/cawapres yang ada, hanya dia yang dipersepsikan publik sebagai pelaku ekonomi yang sukses, sehingga diharapkan mampu memberi jalan keluar pada ekonomi Indonesia dalam tantangan krisis ekonomi saat ini.

Merumuskan Sandinomic tentunya sangat prematur. Karena pikiran-pikiran Sandi dalam dunia politik pembangunan baru terjadi beberapa tahun sejak dirinya menjadi insan politik dan menjalankan pemerintahan selama hampir setahun di DKI Jakarta.

Namun, meniadakan pikiran dan aksi serta kebijakan dari Sandi di bidang pembangunan, tentu tidak benar sama sekali. Setidaknya, jejak Sandi selama hampir 20 tahun berkecimpung sebagai pelaku bisnis dan pelaku pemerintahan dan petinggi partai, dapat diambil hal-hal strategis yang dianut oleh Sandi dalam pembangunan ekonomi. Inilah yang bisa menjadi petunjuk awal ekonomi ke depan, jika pasangan Prabowo-Sandi menang Pilpres.

Beberapa hal berikut merupakan jejak pikiran dan tindakan yang dianut Sandi.

Stabilitas makro ekonomi. Dalam diskusi "Putinomics dan Relevansinya di Indonesia, yang diselenggarakan Sabang Merauke Institute, Rabu 8 Agustus 2018 di Jakarta Smart City, Sandi menyukai cara Putinomics mengendalikan inflasi, mengendalikan harga bahan pangan murah dan "full-employment" strategi berbasis " wage flexibility".

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00