Verified
Hanura

Ratna Sarumpaet: Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi Tidak Tepat

 MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 , 13:57:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ratna Sarumpaet: Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi Tidak Tepat

Foto/Net

RMOL. Dalam UUD 45 naskah asli terdapat Dewan Pertimbangan Agung (DPA) yang bertugas sebagai tempat presiden berkonsultasi.

Menurut Ketua Presidium Nasional Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Ratna Sarumpaet, lembaga DPA itu didesain sebagai tempat berkumpulnya ulama.

"Di DPA itu tempat ulama, jadi bukan jadi wapres," kata Ratna di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Minggu (12/8).

Dipilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi saat ini, sambung Ratna, sangat tidak tepat karena seharusnya ulama cukup menjadi penasehat yang sarannya didengar oleh pemimpin.

"Ini kan sudah menyalahgunakan ulama yang cuma diangkat buat narik massa saja, itu tidak tepat," ujarnya.

Dia menyebut DPA berbeda dengan Wantimpres sekarang yang diangkat dan ditunjuk presiden, sehingga saran dan masukannya hanya membenarkan presiden.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00