Verified
Hanura

Mahar Politik Bisa Buat Marwah Demokrasi Hilang

 SENIN, 13 AGUSTUS 2018 , 06:39:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahar Politik Bisa Buat Marwah Demokrasi Hilang

Ilustrasi/Net

RMOL. Mahar politik merupakan permasalahan yang tidak bisa ditolerir dalam kehidupan demokrasi bangsa ini. Sebab, ini menyangkut integritas kepemimpinan bangsa.

Begitu kata Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (13/8).

Menurutnya, bangsa Indonesia tidak boleh dipimpin oleh pemimpin yang transaksional. Untuk itu, dia meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bergerak untuk mengusut kasus mahar politik yang sempat mencuat jelang pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden ditutup.

“Bawaslu harus bertindak cepat, karena apabila informasi mengenai mahar Rp 500 miliar itu benar, maka sebagaimana Pasal 228 UU Pemilu, Bawaslu dapat mencoret nama calon presiden atau calon wakil presiden sejak dini,” ujarnya.

Sementara terhadap partai yang terbukti menerima mahar tersebut, Bawaslu wajib memberikan sanksi.

“Ini adalah langkah penyelamatan demokrasi di Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Usut Tuntas Kasus <i>Hoax</i>

Usut Tuntas Kasus Hoax

, 17 OKTOBER 2018 , 05:41:00

Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00