Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

 KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 , 19:03:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen

Joko Widodo/Net

RMOL. Gambaran dan proyeksi perekonomian Indonesia yang menjadi landasan dalam menyusun asumsi dasar perhitungan RAPBN tahun 2019 diperkirakan masih dinamis dan menantang.

Namun pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,3 persen.

Begitu kata Presiden Joko Widodo dalam Sidang Paripurna DPR RI di Gedung Kura-kura, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Jokowi menyebut salah satu strategi untuk mencapai pertumbuhan itu adalah mendorong percepatan pertumbuhan di kawasan timur Indonesia, kawasan perbatasan, dan daerah-daerah lain yang masih dinyatakan tertinggal.

Selain itu, kata Jokowi pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan dunia industri dalam negeri sebagai salah satu sarana percepatan pertumbuhan ekonomi.

"Untuk itu, penguatan industri pengolahan yang mampu menciptakan nilai tambah perlu didorong dan dikembangkan dengan memperkuat industri hulu hingga hilir," jelasnya.

Lebih lanjut Jokowi menyatakan inflasi nasional akan diupayakan berada dalam rentang 3,5 persen plus/minus 1 persen.

Menurut Jokowi, tingkat inflasi yang rendah tidak hanya mendorong perekonomian domestik menjadi lebih efisien dan berdaya saing, tetapi juga menjamin kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

"Pengendalian inflasi dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokan barang dan jasa, khususnya pangan, melalui peningkatan kapasitas produksi nasional dan efisiensi di sepanjang rantai pasokan," pungkasnya. [nes]


Komentar Pembaca
Pendukung OSO Demo KPU

Pendukung OSO Demo KPU

, 21 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

, 21 JANUARI 2019 , 13:00:00

Menunduk Usai Digarap KPK

Menunduk Usai Digarap KPK

, 22 JANUARI 2019 , 17:25:00

Kreator Milenial

Kreator Milenial

, 20 JANUARI 2019 , 18:37:00

Bahas Debat Perdana

Bahas Debat Perdana

, 20 JANUARI 2019 , 21:44:00