Hanura

Rachmawati Soekarnoputri: Jangan Pilih Pemimpin Yang Munafikun!

 JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 10:53:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Rachmawati Soekarnoputri: Jangan Pilih Pemimpin Yang Munafikun<i>!</i>

Mbak Rachma/RMOL

RMOL. Indonesia sudah diambang titik berbahaya, karenanya di Pilpres 2019 masyarakat jangan salah pilih pemimpin.
Demikian disampaikan Ketua Dewan Pendiri Universitas Bung Karno (UBK), Rachmawati Soekarnoputri dalam sambutannya dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Universitas Bung Karno (UBK) dengan tema "Tahun Vivere Pericoloso" semasa melawan penjajahan Belanda lalu.

"Izinkan tahun Vivere Pericoloso seperti Bung Karno 1964. Artinya tahun kita menyerempet berbahaya," katanya di Kampus UBK, Jalan Kimia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/8).

Dia mengingatkan, pada ajang Pilpres tahun 2019 nanti, seluruh masyarakat Indonesia tak boleh salah memilih pemimpin yang justru membawa jalan yang salah, yakni jalan "sama rata, sama tangis", bukan "sama rasa sama tawa".

"Artinya jangan salah memilih pemimpin yang menjadi antek kepentingan asing. Jangan memilih pemimpin yang berpaham neoliberal. Yang membiarkan negeri ini terlilit hutang, semena-mena menjual aset negara, yang membuat nilai rupiah terpuruk, tebang pilih dalam penegakan hukum, membiarkan tenaga kerja asing masuk, dan jangan memilih pemimpin yang munafikun, jika berkata, harus sesuai dengan perbuatannya," urainya.

Seluruh masyarakat Indonesia diingatkannya pula untuk memilih pemimpin yang tahu persis amanah penderitaan rakyat.

Hadir dalam acara itu bakal capres-cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Rachmawati berharap, jika terpilih nanti, keduanya dapat mewujudkan Indonesia yang sejahtera seperti yang dicita-citakan oleh Bung Karno.

"Semoga beliau dapat memimpin RI di masa depan," pungkasnya. [jto]

Komentar Pembaca
Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

Mahasiswa Kecam Sikap Represif Aparat

, 25 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

Adik Ahok Ketawa, Ma'ruf Mau Rangkul Ahokers

, 25 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

Didampingi Panglima TNI Dan Kapolri

, 25 SEPTEMBER 2018 , 03:53:00

Cium Tangan Kiai

Cium Tangan Kiai

, 21 SEPTEMBER 2018 , 22:41:00

Klarifikasi Ketum GNPF

Klarifikasi Ketum GNPF

, 25 SEPTEMBER 2018 , 00:52:00