Hanura

Demokrat Akui Main Dua Kaki Di Pilpres 2019

 RABU, 12 SEPTEMBER 2018 , 20:59:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Demokrat Akui Main Dua Kaki Di Pilpres 2019

Ferdinand Hutahaean/RMOL

RMOL. Partai Demokrat dianggap bermain dua kaki di Pilpres 2019. Anggapan itu berdasarkan partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu mempersilakan beberapa DPD Demokrat memilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengakui jika partainya main dua kaki. Dia pun menjelaskan konsep dua kaki partainya di pilpres nanti.

Ia mengatakan, kaki pertama ialah fokus untuk memenangkan Partai Demokrat dalam pemilihan anggota legislatif, kaki yang kedua untuk bagaimana cara memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pemilihan presiden.

"Kami memikirkan dua hal, maka kami bermain dua kaki," kata dia di kediaman pribadi SBY, kawasan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Rabu (12/9) malam.

Karena, sambung Ferdinand, Demokrat harus menjaga perolehan suara diangka 10 persen. Ia menjelaskan, dengan begitu, di beberapa wilayah yang cenderung animo publiknya tinggi terhadap Jokowi diberikan dispensasi, sehingga para caleg dari Demokrat mendapat tempat.

"Kalau caleg kami datang dengan narasi membawa Pak Prabowo, tentu caleg yang kami usung tak mendapat tempat di masyarakat bahkan ditolak. Kami tidak ingin kehilangan suara di Papua," jelasnya.

Oleh karenanya, Demokrat meramu strategi bagaimana mempertahankan suara dalam Pileg 2019 nanti sekaligus tidak merugikan capres-cawapres yang didukung.

"Maka nanti di daerah ini, kami tidak janjikan suara banyak kepada Pak Prabowo," pungkasnya. [fiq]


Komentar Pembaca
Metafora Negatif Kubu Petahana

Metafora Negatif Kubu Petahana

, 12 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Jokowi Blusukan Bandingkan Harga Komoditas Pangan
Pelantikan Sekjen DPD

Pelantikan Sekjen DPD

, 09 NOVEMBER 2018 , 17:49:00

BLITS Dan Kasuari Si Mobil Listrik

BLITS Dan Kasuari Si Mobil Listrik

, 09 NOVEMBER 2018 , 18:28:00

Demo Tuntut Minta Maaf

Demo Tuntut Minta Maaf

, 12 NOVEMBER 2018 , 17:20:00