Dr. H. Oesman Sapta

Penggunaan Bahasa Asing Dalam Debat Capres Harus Pertimbangkan Kemampuan Masyarakat

 JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 16:42:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Penggunaan Bahasa Asing Dalam Debat Capres Harus Pertimbangkan Kemampuan Masyarakat

Ilustrasi/Net

RMOL. Partai Gerindra menanggapi positif usulan penggunaan Bahasa Inggris dalam ajang debat pasangan calon presiden.

"Saya kira pemikiran itu baik, tapi nanti kita bicarakan di dalam tim sebagai sebuah ide," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/9).

Namun demikian, dia menilai bahwa pelaksanaan debat juga harus mempertimbangkan masyarakat Indonesia sebagai penonton, terutama kemampuan berbahasa asing.

Sebab, dalam debat, capres-cawapres juga menyampaikan program serta visi misi kepada masyarakat.

"Masyarakat kita ini kan masyarakat yang kemampuan Bahasa Inggris-nya masih terbatas. Kita ingin memberi pesan sebanyak-banyaknya kepada rakyat Indonesia," jelas Muzani.

Gerindra pun menyerahkan usulan penggunaan Bahasa Inggris dalam debat capres kepada Komisi Pemilihan Umum.

"Itu biar menjadi wilayah KPU, apa itu usulan tepat, sesuai atau tidak. Kalau debat Bahasa Inggris itu memberi pembelajaran dan pesan yang baik," demikian Muzani. [wah]


Komentar Pembaca
Buktikan Ancaman, SP-AMT Hadang Mobil Jokowi
SP AMT: Kami Terlalu Lama Dibohongi Tangan Kanan Jokowi
Tebar Senyuman

Tebar Senyuman

, 13 FEBRUARI 2019 , 14:09:00

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

Pangkostrad Bertemu Anies Baswedan

, 12 FEBRUARI 2019 , 16:08:00

Dukung Caleg PBB

Dukung Caleg PBB

, 13 FEBRUARI 2019 , 20:57:00