Demokrat: Pemberitaan Asia Sentinel Untuk Bunuh Karakter SBY

Selasa, 18 September 2018, 13:46 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Michael Wattimena/Net

RMOL. Kader Partai Demokrat geram dengan adanya artikel salah satu media asing, Asia Sentinel yang dinilai sudah memfitnah Presiden ke-4 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Yang mana salah satu artikel Asia Sentinel menyatakan pemerintahan era SBY sudah melakukan pencucian uang sebanyak Rp 177 triliun melalui Bank Century.

Mantan anggota Pansus Bank Century dari Fraksi Partai Demokrat, Michael Wattimena menyatakan jika artikel tersebut fitnah.

"Pemberitaan tersebut sudah fitnah, dan sudah menbunuh karakter Pak SBY," katanya dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (18/9).

Menurut dia, kasus Bank Century sudah selesai. Hal itu sebagaimana temuan dari Pansus Century dan aparat penegak hukum yang menangani kasus tersebut. Yang mana, sudah terbukti bahwa SBY sama sekali tidak terlibat.

"Artikel Asia Sentinel yang ditulis John Berthelsen tersebut sepenuhnya tidak benar dan fitnah yang dibangun dari opini pribadinya," tekan Michael.

Lebih lanjut Michael mengakui bahwa sebagai Anggota Pansus Century dari Fraksi Partai Demokrat, pihaknya memang pernah melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan ketika itu, Sri Mulyani di kediamannya, Jalan Widya Chandra sebagaimana yang ditulis dalam artikel Asia Sentinel.

Namun pertemuan itu bukanlah untuk membicarakan tentang upaya melakukan pencucian uang.

"Saya pikir pertemuan khusus, tidak tahunya hanya ingin menjelaskan dan mengulangi yang sudah dijelaskan dalam rapat Pansus Bank Century. Jadi bukan yang luar biasa, bahkan pertemuan tersebut hanya meluruskan saja dan tidak ada kaitkannya dengan Pak SBY dan Partai Demokrat," paparnya.  [fiq]
Editor:

Kolom Komentar


loading