Hanura

Franz Magnis Suseno: Silakan Kritik, Tapi Jangan Bohong

 SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

RMOL. Di tahun politik, masyarakat Indonesia harus bisa berpegang pada informasi yang benar dan sesuai fakta. Dengan begitu, bisa terhindar dari perpecahan yang diakibatkan dari informasi bohong.

Budayawan Franz Magnis Suseno berharap agar setiap kritik yang disampaikan kepada pemerintah turut didasarkan pada data dan fakta, bukan dengan menggunakan informasi bohong alias hoax.

“Silakan saja (kritik pemerintah) pasti masih banyak hal yang masih bisa diperbaiki dan akan dijawab. Tapi jangan pakai bohong, jangan pakai hoax itu tidak baik," ujarnya saat menghadiri Dialog Peradaban Lintas Agama di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (13/10).

Romo Magnis tidak ingin kasus hoax penganiayaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet kembali terulang. Apalagi di era teknologi yang berkembang ini, segala kebohongan bisa dengan mudah diungkap.

"Ya hoax Mbak Ratna itu suatu kebetulan. Kalau saya ya jangan diulangi lagi seperti ini. Mungkin tidak disadari betapa bodohnya mudah ketahuan," tukasnya.

Aktivis Ratna Sarumpaet awal bulan ini sempat menyebarkan kabar bahwa dirinya dianiaya oleh sekelompok orang di Bandung. Sejumlah politisi kemudian mengecam keras penganiayaan yang dilakukan terhadap Ratna. Bahkan, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto langsung menggelar konferensi pers untuk ikut mengecam.

Namun sehari berselang, Ratna mengeluarkan pernyataan bahwa cerita tentang dirinya dianiaya merupakan cerita bohong yang dia buat untuk menutupi luka akibat operasi plastik yang dijalaninya. [ian]
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

Potensi Korupsi Proyek Infrastruktur

, 11 DESEMBER 2018 , 03:08:00

Award Untuk Raja Dangdut

Award Untuk Raja Dangdut

, 13 DESEMBER 2018 , 00:36:00

Surat Suara Pemilu 2019

Surat Suara Pemilu 2019

, 12 DESEMBER 2018 , 00:32:00