Biar Tidak Diganggu Pendukung, Kubu Prabowo Usul Debat Di Kampus

Minggu, 21 Oktober 2018, 05:50 WIB | Laporan: Johannes Nainggolan

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

RMOL. Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat kandidat Pilpres 2019 dilakukan di kampus.

Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan debat di kampus agar civitas akademika dapat terlibat dalam mengkritisi gagasan para kandidiat.

Menurut Dahnil penyelenggaraan debat di kampus lebih murah dibandingkan acara debat dilakukan di hotel. Debat di kampus juga bisa meminimalisir hingar bingar para pendukung. Namun harus dipastikan juga dosen dan mahasiswi yang terlibat debat bukan bagian dari politik praktis.

"Kami mengusulkan debat digelar di kampus terpilih, diikuti oleh akademisi dan mahasiswa terpilih yang bebas berdialog dan "menguliti" semua visi-misi kandidat, dan disiarkan langsung di televisi-televisi nasional, tidak perlu menghadirkan para pendukung jadi lebih ekonomis dan efisien," ujar dalam pesan elektronik, Sabtu (20/10).

Dahnil menilai jika KPU menerima usulan ini, maka kualitas demokrasi di Indonesia telah meningkat. Debat, sambung Dahnil, juga akan berlangsung dinamis, mengigat jika debat yang diadakan di hotel, lebih banyak suara pendukung dibanding gagasan yang dipaparkan kandidat capres-cawapres.

"Saya pikir ini cara yang sangat beradab dan sangat maju dalam demokrasi kita. Daripada debat di hotel yang datang pendukung itu susah tertibnya teriak-teriak segala macam. Paling penting apa, paling penting TV menyiarkan langsung, dan tidak ada yang berisik berisik," pungkasnya. [nes]

Kolom Komentar


loading