Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Pidana Pidato 'Tampang Boyolali', Demokrat: Berlebihan Dan Enggak Berdasar

 SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 06:58:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pidana Pidato 'Tampang Boyolali', Demokrat: Berlebihan Dan Enggak Berdasar

Prabowo/RMOL

RMOL. Potongan video dari pidato capres nomor 02 Prabowo Subianto mengenai 'tampang Boyolali' viral di media sosial. Belakangan, pidato Prabowo tersebut menuai polemik.

"Kalau membuatnya jadi kasus pidana, seolah itu 'ujaran kebencian'. Nah, itu berlebihan dan enggak berdasar. Sebenarnya bahkan merugikan kebebasan sipil dan demokrasi kita," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik dalam akun twitternya @RachlanNashidik, sesaat lalu, Senin (5/11).

Pernyataan Prabowo yang menjadi viral itu diketahui disampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu.

Salah seorang warga Boyolali yang tinggal di Jakarta melaporkan Prabowo ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penyebaran ujaran kebencian akibat pidato tersebut. Bahkan, ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes.

"Mempolitisir becandaan 'tampang Boyolali' itu enggak apa-apa. Pak Prabowo tinggal bilang maaf, tak bermaksud buruk," demikian Rachland. [jto]

Komentar Pembaca
Pendukung OSO Demo KPU

Pendukung OSO Demo KPU

, 21 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

, 21 JANUARI 2019 , 13:00:00

Menunduk Usai Digarap KPK

Menunduk Usai Digarap KPK

, 22 JANUARI 2019 , 17:25:00

Kreator Milenial

Kreator Milenial

, 20 JANUARI 2019 , 18:37:00

Bahas Debat Perdana

Bahas Debat Perdana

, 20 JANUARI 2019 , 21:44:00