Verified
Dr. H. Oesman Sapta

Hendardi: Rizieq Berilusi Tuduh Intelijen RI Di Balik Pengibaran Bendera Hitam

 JUM'AT, 09 NOVEMBER 2018 , 16:54:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Hendardi: Rizieq Berilusi Tuduh Intelijen RI Di Balik Pengibaran Bendera Hitam

Hendardi/Net

RMOL. Tuduhan Rizieq Shihab (RS) bahwa pemerintah Indonesia melalui Badan Intelijen Negara (BIN) merekayasa kasus pengibaran bendera hitam di Arab Saudi, tidaklah logis.

Justru, tuduhan itu menunjukkan Rizieq ingin diperhitungkan dalam konstalasi politik Indonesia.

"Cara ini juga merupakan upaya melanggengkan pengaruh pada para pengikutnya, sehingga tetap berada dalam satu barisan dan imamah terhadap RS, yang ujungnya adalah untuk kepentingan politik praktis dalam Pilpres 2019," kata Ketua Setara Institute, Hendardi, Jumat (9/11).

Hendardi menegaskan, otoritas Arab Saudi sebagai negara yang berdaulat tidak mungkin dicampuri negara lain.

Persoalan 'bendera hitam' di rumah RS , hemat dia, tak perlu ditanggapi berlebihan oleh pemerintah juga aparat keamanan.

Menurut dia, Rizieq tengah berilusi dengan menuduh BIN di balik pengibaran bendera hitam tersebut.

"Dugaan kuat merupakan bentuk politisasi sebagai seolah-olah korban," tegasnya.

Setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali, termasuk Rizieq memang harus dilindungi pemerintah. Namun mesti diingat juga, terang Hendardi, status Rizieq adalah buron dari beberapa kasus yang melilitnya di Indonesia, di antaranya chat porno.

 "Upaya dan bantuan yang telah dilakukan oleh Perwakilan Pemerintah RI di Arab Saudi sudah jauh lebih dari cukup kepada RS sebagai WNI yang ada di luar negeri yang justru menghindar dari proses hukum di Indonesia," ujar Hendardi.[wid]

Pendukung OSO Demo KPU

Pendukung OSO Demo KPU

, 21 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

Alumni Maroko Pilih Netral Dalam Pilpres

, 21 JANUARI 2019 , 13:00:00

Menunduk Usai Digarap KPK

Menunduk Usai Digarap KPK

, 22 JANUARI 2019 , 17:25:00

Kreator Milenial

Kreator Milenial

, 20 JANUARI 2019 , 18:37:00

Bahas Debat Perdana

Bahas Debat Perdana

, 20 JANUARI 2019 , 21:44:00