Kasus Dhani dan Habib Bahar Lengkapi Penindasan Hak Sipil Di Era Jokowi

Senin, 10 Desember 2018, 15:25 WIB | Laporan: Adityo Nugroho

Fadli Zon/Net

RMOL. Tingkat kebebasan berpendapat, penegakan HAM, dan demokrasi di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalami kemunduran.

Hal itu bisa dilihat dari kasus yang dialami musisi Ahmad Dhani dan pendakwah Habib Bahar bin Smith. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kedua kasus ini merupakan bukti nyata penindasan terhadap hak sipil.

“Itu penindasan terhadap hak sipil dan hak-hak dasar lain dalam berdemokrasi,” ungkap Fadli di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/12).

Pemerintah Jokowi telah membatasi kebebasan berpendapat bagi warga negaranya. Padahal kebebasan berpendapat telah diatur oleh Konstitusi kita.

“Faktor turunnya kebebasan sipil akibat kontrol dan pembatasan kebebasan berpendapat oleh pemerintah,” terang waketum Partai Gerindra itu.

Hasilnya, kini kebebeasan sipil Indonesia turun status. Freedom Hause menyebut Indonesia yang sebelumnya tergolong sebagai negara bebas (free), kini menjadi negara bebas sebagian (partly free) di tahun 2018.

“Ini sebuah kemunduran yang agak memalukan. Sebab, sebagai pembanding, pada saat bersamaan negara seperti Timor Leste saja peringkatnya naik dari ‘partly free’ menjadi ‘free’,” pungkasnya. [ian]

Kolom Komentar


Video

Real Count KPU Lambat!

Kamis, 18 April 2019
Video

KPU: Stop Katakan Kami Curang

Jumat, 19 April 2019
Video

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Jumat, 19 April 2019
loading