Eks Relawan: Utang BUMN Numpuk, Rini Dipecat Dan Jokowi Harus Mundur

Jumat, 14 Desember 2018, 08:59 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Joko Widodo/Net

RMOL. Utang gabungan seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlampau tinggi. Hal ini mestinya disikapi Presiden Joko Widodo dengan mengundurkan diri.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Syafti Hidayat menegaskan, utang BUMN senilai Rp 5.271 triliun itu ada karena Menteri Negara BUMN, Rini Soemarno gagal membangun perusahaan-perusahaan plat merah untuk maju dan mampu bersaing dengan perusahaan asing.

"Rini cuma bisa menumpuk utang BUMN. Makanya Jokowi harus pecat Menteri BUMN," ujar aktivits yang disapa akrab Uchok ini berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/12).

Ia menyayangkan sikap Jokowi yang terkesan mengabaikan keputusan paripurna DPR yang sudah merekomendasikan untuk memecat Rini. Bahkan, mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan itu masih diboikot Komisi VI DPR buntut rekomendasi yang dikeluarkan Pansus Pelindo II.

Menurutnya, bukan semata kegagalan Menteri Rini membangun BUMN tapi juga Jokowi sebagai pemimpin tertinggi di negeri ini.

"Jokowi juga harus mundur karena kinerjanya buruk mengurus BUMN. Jokowi harus mundur karena gagal membangun ekonomi nasional, dan hanya menumpuk utang luar negeri," pungkas mantan relawan Jokowi ini.[wid]

Kolom Komentar


Video

Hari Terkelam Bagi Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019
Video

TKN: Kasus Romi Masalah Pribadi

Jumat, 15 Maret 2019
loading